
Penangkapan terhadap pelaku yang diduga telah menjerat dan menguliti empat ekor beruang madu.
JawaPos.com - Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polres Indragiri Hilir (Inhil), tim Gakkum wilayah Sumatera, dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau menyita beberapa barang bukti dugaan hasil perburuan satwa liar. Di antaranya organ tubuh beruang madu dan senapan angin.
Barang bukti tersebut disita dari empat pelaku berinisial JPD, 39; GS, 34; JS, 51; FBB, 33. Mereka diduga telah menjerat dan menguliti empat ekor beruang madu.
"Ada beberapa barang bukti yang kita sita dari para pelaku, di antaranya organ tubuh beruang dan senapan angin yang digunakan pelaku untuk membunuh hewan itu," kata Kapolres Inhil, AKBP Cristian Rony kepada JawaPos.com, Selasa (3/4) pagi.
Lebih lanjut Cristian merincikan, barang bukti berupa sebuah karung ukuran sedang yang berisi organ tubuh beruang disita dari pelaku GS. Sedangkan dua karung kecil berisi organ tubuh beruang dari JS.
Kemudian alat jerat yang digunakan untuk menjerat beruang dari pelaku JPD, sebuah plastik kecil organ tubuh beruang yang disita dari pelaku FBB, sebilah pisau untuk memotong beruang dari pelaku GS, dan sepucuk senapan angin yang digunakan untuk menembak beruang dari pelaku GS.
"Berbagai barang bukti itu kita sita dari keempat pelaku. Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Inhil," jelasnya.
Adapun langkah selanjutnya, petugas akan melakukan koordinasi dengan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan wilayah Sumatera.
Terpisah, Kepala Bidang Gakkum KLHK Provinsi Riau, Eduward mengatakan saat ini pelaku dan barang bukti sedang dalam perjalanan menuju kantor BBKSDA Riau.
"Pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor BBKSDA Riau untuk dilakukan pemeriksaan karena penanganan kasusnya ditangani oleh kita," tukas Eduward.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, tim gabungan mengamankan empat pelaku berinisial JPD, 39, GS, 34, JS, 51 dan FBB, 33. Mereka diduga telah menjerat dan menguliti empat ekor beruang madu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
