Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 April 2018 | 12.45 WIB

Tersesat 3 Hari Saat Berburu Babi, 4 Warga Kerinci Akhirnya Ditemukan

Tim SAR diturunkan untuk mencari empat warga Kerinci yang hilang saat berburu Babi di hutan - Image

Tim SAR diturunkan untuk mencari empat warga Kerinci yang hilang saat berburu Babi di hutan

JawaPos.com - Empat orang warga Kabupaten Kerinci yang sempat dinyatakan hilang saat berburu babi di hutan Wilayah Pengasi, Tarutung, dan Renah Ruso sejak pada Kamis (29/3) lalu, akhirnya ditemukan.


Keempatnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu (31/03) sekira pukul 18.00 WIB.


Informasi dari salah satu keluarga korban dari Desa Tarutung, Ali Martopo, bahwa ke Empat korban yang dinyatakan hilang selama 3 hari tersebut ditemukan di pintu Rimba Sako Tamiai, Kecamatan Batang Merangin sekira pukul 18.00 wib sore ini.


"Sudah ditemukan di pintu Rimba Sako Tamiai, disaat ke empat korban menelpon untuk menyuruh menjemput di pintu rimba," ujar Ali seperti dikutip Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Senin (2/4).


Keempat  korban, sambung Ali, ditemukan dalam kondisi sudah lemah dikarenakan tidak makan selama tiga hari tersesat didalam hutan saat memburu babi. "Mereka tersesat saat ngikut Ruso, dan akhirnya keliling hutan hampir 20 Kilo berkeliling," ungkapnya.


"Saat ini, ke empat korban telah dibawa ke rumah masing-masing," tambahnya.


Informasi yang berhasil dihimpun, pada awalnya mereka berangkat berburu babi berjumlah 5 orang. Namun, dapat kabar dari keluarga korban, hingga tengah malam belum pulang kerumah.


Mendapatkan kabar tersebut, Basarnas, Tim SAR, TRC BPBD Kerinci, bersama Ratusan warga dari 4 Desa sejak Jum'at (30/3) turun ke hutan untuk melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil.


Menurut keterangan, dari 5 orang, hanya 1 orang yang pulang, sementara kuat dugaan empat orang lainnya tersesat saat hendak pulang setelah berburu.


Salah seorang warga Tarutung, Lasyani membenarkan kejadian itu. Dikatakannya, hingga Sabtu (31/3) , merupakan pencarian hari ke Tiga yang dilakukan oleh masyarakat, anggota Porbi, Basarnas dan tim SAR.


"Mereka tersesat kemarin Kamis saat berburu, sebelumnya juga telah dilakukan pencarian, tapi belum juga ketemu," katanya.


Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, Darifus, dikonfirmasi membenarkan adanya empat warga yang tersesat saat berburu babi di hutan Tarutung.


"Empat orang yang hilang, 1 orang dari Pendung Hiang, 1 Koto Iman dan 2 orang dari Tarutung," sebut Darifus.


Adapun identitas empat warga yang hilang diantaranya yakni Zainatul (35), Jon Ependi (32), Syukur (70), dan Umar (40).


Menurut dia, Tim dari Basarnas Jambi, Tim SAR dan TRC BPBD Kerinci telah turun kelapangan untuk melakukan pencarian selama 3 hari. "Akhirnya ke empat korban berhasil ditemukan pada sore Sabtu," ungkapnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore