
Instruktur Krav Maga asal Belanda Mark Benschop melatih teknik menghindar dan menyerang balik serangan dari seseorang yang menggunakan pisau.
JawaPos.com - Teknik menyelamatkan diri dari tindak kekerasan perlu dimiliki tiap orang. Karenanya, UniCombat Academy mengajarkan teknik bela diri dan survival bernama krav maga. Acaranya digelar di Oldwood Bar Jalan Nias, Surabaya, Minggu (11/3).
Pesertanya sekira 54 orang se-Indonesia. Tujuannya, memperkenalkan sistem bela diri Krav Maga ke masyarakat. Instrukturnya bahkan didatangkan langsung dari Belanda. Namanya Mark Benschop.
Owner UniCombat Academy Randy Tumewa mengatakan, pembelajaran tersebut baru digelar pertama kalinya di Indonesia. Acaranya dikemas dalam bentuk workshop. Konsepnya, adalah teknik bela diri dan survival saat terjadi tindak kekerasan di tempat umum.
"Workshop ini kami buat konsepnya seperti penyerangan di dalam Bar. Mulai dari teknik survival dengan tangan kosong, pecahan botol hingga serangan pisau," kata Rendy kepada JawaPos.com, Minggu (11/3).
Menurut Rendy, krav maga mengajarkan sistem atau teknik yang berbeda dengan seni bela diri lainnya. Bedanya adalah, krav maga tidak mengenal aturan main. Karena, krav maga memang bukan jenis atau olah raga martial art.
"Anda mau gigit, tendang kemaluan, colok mata, itu semua diperbolehkan. Karena intinya bagaimana dapat menyelamatkan diri dalam segala situasi," jelas Randy.
Sementara itu, Instruktur Krav Maga Mark Benschop mengatakan, seni Krav Maga berasal dan dikembang di Isreal. Biasanya, digunakan sebagai materi latihan bela diri kepada personel militer dan anti teroris di Israel.
Pada perkembangannya, krav maga juga dipelajari dan digunakan di kalangan warga sipil. Karena, krav maga, memiliki sistem pertahanan diri yang cukup efektif. Yakni, teknik yang didasari oleh reaksi alami atau reflek manusia.
"Jadi kalau ada orang yang menyerang, yang diserang pasti bereaksi. Nah, reaksi itulah pertahanan diri kita," kata Mark.
Mark menjelaskan, krav maga dapat dipelajari semua orang. Bahkan, untuk orang yang tidak pernah belajar bela diri apapun. Karena, memanfaatkan reaksi seseorang terhadap serangan.
Hanya, lanjutnya, memang butuh waktu setidaknya 2 tahun untuk menguasai semua teknik krav maga. Satu kurikulum pelajaran krav maga berisi 15 level atau tingkatan. Level praktisioner, graduate, dan di tingkat expert atau ahli.
Secara umum, dibagi jadi dua. Yakni, pertahanan ringan (soft defense) atau berat (hard defense). Semua teknik tersebut dapat dipraktekkan secara efektif. Jika, dilakukan dalam hitungan kurang dari 3 detik.
"Termasuk teknik bagaimana melawan satu hingga banyak orang. Dapat memanfaatkan benda apapun. Mulai dari tongkat, pisau, hingga pistol," jelasnya.
Salah seorang peserta workshop Krav Maga, Irene mengaku senang dengan pelatihan tersebut. Dia pernah berlatih muay thai selama 4 bulan. Menurutnya, krav maga dan muay thai memang berbeda.
"Seneng sih. Buat pengalaman saja. Siapa tahu ada perlakuan tidak mengenakkan dari seseorang, saya bisa self defense (membela diri)," kata Irene.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
