
Manager Operasional BUBU Hang Nadim Batam Suwarso (kanan) bersama Kapolda Kepri (tengah) dan Gubernur Kepri (kiri) ketika melakukan pengecekan keamanan bandara.
JawaPos.com - Otoritas Bandara Hang Nadim Batam melarang kendaraan roda dua atau motor melintas di terminal kedatangan dan keberangkatan. Kebijakan sudah berlaku per 1 Maret 2018.
Manager Operasional Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan, kebijakan diambil sebagai upaya meningkatkan pelayanan bandara. Menjaga kenyamanan pengunjung terutama di area kedatangan dan keberangkatan bandara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas sering kali menemukan pengendara motor yang memarkirkan kendaraannya secara sembarangan di area bandara. Petugas bandara juga kerap menerima komplain dari masyarakat yang menggunakan jasa transportasi udara.
Sehingga larangan motor melintas di terminal kedatangan dan keberangkatan dinilai sudah sepatutnya diberlakukan. "Pantauan kami di lapangan, para pengemudi motor bila sampai di depan terminal, memarkirkan kendaraan sesukanya. Itu di lihat sepanjang keberangkatan atau kedatangan," kata Suwarso melalui pesan singkat, Jumat (9/3).
Namun, pelarangan motor patut untuk dipertanyakan. Karena selama ini belum pernah ada insiden yang disebabkan pengendara motor. Baik itu kemacetan maupun hal lain yang mengganggu kenyamanan pengguna bandara.
Selama ini, kepadatan di terminal kedatangan dan keberangakatan bandara lebih disebabkan karena aktivitas mobil yang jauh lebih banyak dari pada kendaraan roda dua.
Menanggapi hal itu, Suwarso mengaku pihaknya juga melakukan peningkatan ketegasan pada kendaraan roda empat dengan hanya boleh menurunkan penumpang. "Untuk kendaraan roda empat terus kami tingkatkan penertibannya. Kami berkoordinasi dengan aparat keamanan," jelas Suwarso.
Bandara Hang Nadim sudah melakukan koordinasi dengan TNI-AU dan pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Suwarno berharap kebijakan ini juga akan didukung pemerintah dan DPRD Kota Batam. "Semoga ini bisa didukung," harap Suwarno.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
