Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Maret 2018 | 20.54 WIB

Motor Dilarang Masuk Bandara Hang Nadim Batam

Manager Operasional BUBU Hang Nadim Batam Suwarso (kanan) bersama Kapolda Kepri (tengah) dan Gubernur Kepri (kiri) ketika melakukan pengecekan keamanan bandara. - Image

Manager Operasional BUBU Hang Nadim Batam Suwarso (kanan) bersama Kapolda Kepri (tengah) dan Gubernur Kepri (kiri) ketika melakukan pengecekan keamanan bandara.

JawaPos.com - Otoritas Bandara Hang Nadim Batam melarang kendaraan roda dua atau motor melintas di terminal kedatangan dan keberangkatan. Kebijakan sudah berlaku per 1 Maret 2018.


Manager Operasional Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan, kebijakan diambil sebagai upaya meningkatkan pelayanan bandara. Menjaga kenyamanan pengunjung terutama di area kedatangan dan keberangkatan bandara.


Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas sering kali menemukan pengendara motor yang memarkirkan kendaraannya secara sembarangan di area bandara. Petugas bandara juga kerap menerima komplain dari masyarakat yang menggunakan jasa transportasi udara.


Sehingga larangan motor melintas di terminal kedatangan dan keberangkatan dinilai sudah sepatutnya diberlakukan. "Pantauan kami di lapangan, para pengemudi motor bila sampai di depan terminal, memarkirkan kendaraan sesukanya. Itu di lihat sepanjang keberangkatan atau kedatangan," kata Suwarso melalui pesan singkat, Jumat (9/3).


Namun, pelarangan motor patut untuk dipertanyakan. Karena selama ini belum pernah ada insiden yang disebabkan pengendara motor. Baik itu kemacetan maupun hal lain yang mengganggu kenyamanan pengguna bandara.


Selama ini, kepadatan di terminal kedatangan dan keberangakatan bandara lebih disebabkan karena aktivitas mobil yang jauh lebih banyak dari pada kendaraan roda dua.


Menanggapi hal itu, Suwarso mengaku pihaknya juga melakukan peningkatan ketegasan pada kendaraan roda empat dengan hanya boleh menurunkan penumpang. "Untuk kendaraan roda empat terus kami tingkatkan penertibannya. Kami berkoordinasi dengan aparat keamanan," jelas Suwarso.


Bandara Hang Nadim sudah melakukan koordinasi dengan TNI-AU dan pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Suwarno berharap kebijakan ini juga akan didukung pemerintah dan DPRD Kota Batam. "Semoga ini bisa didukung," harap Suwarno.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore