
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Magelang Wulandari Wahyu Ningsih.
JawaPos.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Magelang secara intensif melakukan pemantauan dan pembinaan terhadap anak-anak yang mempunyai kasus akibat kenakalannya. Termasuk 3 siswa Sekolah Dasar (SD) yang diketahui membawa senjata tajam untuk tawuran.
Bocah SD itu berinisial RDK, 14, dan OFS, 14. Keduanya siswa kelas 6 SD di Dusun Jambewangi, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Serta MDP yang masih berusia 8 tahun. Dia merupakan siswa kelas 2 SD di Dusun Palembon, Desa Jambewangi, Kecamatan Secang.
Mereka membawa senjata tajam. Ketiganya diduga akan melakukan tawuran dan sempat diamankan aparat Polsek Magelang Utara, Kota Magelang. "Mereka sudah membuat kesepakatan dengan kepolisian untuk tidak akan mengulanginya lagi. Tapi tetap kami pantau," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Magelang Wulandari Wahyu Ningsih, Selasa (20/2).
Kebanyakan, kasus kenakalan pelajar dilakukan anak-anak dari luar Kota Magelang. Sebelumnya sudah beberapa kali ditemukan kasus kenakalan pelajar dan berhasil diselesaikan dengan baik.
"Kemarin belum lama juga ada pelajar dari Kabupaten Magelang yang bersekolah di Kota (Magelang). Dia tidak masuk sekolah beberapa hari. Setelah dicek ternyata sedang menunggu ibunya yang sakit. Jadi kami carikan sekolah yang didekat rumahnya di Kabupaten," ucap Wulandari.
Dalam pembinaan terhadap anak-anak nakal, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Magelang bekerja sama dengan lintas sektoral. Termasuk dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).
Seperti diketahui, RDK, OFS, dan MDP diamankan aparat Polsek Magelang Utara, Kota Magelang, Sabtu (17/2) lalu. Mereka diduga kuat akan melakukan tawuran dengan siswa SD lain di Bundaran Jalan Sidotopo.
Dari ketiganya diamankan 3 buah gir sepeda motor bertali dan 1 buah palu besi. Kemudian 2 buah sabit dengan gagang dari paralon. Serta ada pula buku-buku pelajaran yang tersimpan di dalam tas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
