Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Februari 2018 | 05.42 WIB

Diduga Diusir Keluarga, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Halte Busway

Seorang pria bernama Efendi Susanto, ditemukan tewas di dalam halte busway, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, pada Kamis (8/2) siang. - Image

Seorang pria bernama Efendi Susanto, ditemukan tewas di dalam halte busway, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, pada Kamis (8/2) siang.


JawaPos.com - Seorang pria yang diketahui bernama Efendi Susanto, 47, ditemukan tewas di dalam Halte Bus Trans Metro, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (8/2) siang.


‎Menurut Sukri, salah seorang warga yang sering menunggu Busway di halte tersebut menyebutkan, korban yang akrab disapa Ipen ini memang beberapa bulan terakhir tinggal di halte itu.


‎"Dia bilang namanya Ipen. Sudah sekitar 4 bulan dia disini, memang tidur disini. Saya sering duduk sama dia sambil nunggu busway," ungkap Sukri yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga ahli pengobatan alternatif ini, Kamis (8/2).


Lebih lanjut Sukri menceritakan, sebelum ditemukan tewas dalam kondisi tertelungkup, Ipen terlihat baik-baik saja pada Kamis (8/2) pagi. "Saya liat tadi pagi dia baik-baik saja," sebutnya.


Selain itu Ipen juga pernah bercerita kepada Sukri, bahwa dia telah diusir oleh keluarganya yang tinggal di Jalan Suka Karya, Desa Tarai Bangun, Kecamatan ‎Tambang, Kabupaten Kampar. Bahkan korban sempat mengeluh kalau mengalami sakit seperti kencing manis, ginjal dan jantung.


"‎Dia bilang dia diusir oleh keluarganya. Keluarganya itu tinggal di Jalan Suka Karya. Terus dia pernah bilang ke saya kalau dadanya itu sesak, sakitnya itu ya kencing manis, jantung dan ginjal," kata Sukri.


Terpisah, Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan menyebutkan, pihak kepolisian yang mendapatkan informasi adanya seorang pria yang ditemukan tewas, langsung menuju ke lokasi.


"Kita langsung menuju ke lokasi. Kita sudah memasang garis polisi dan melakukan identifikasi. Korban kita bawa ke RS Bayangkara guna di visum," jelasnya. 


Untuk sementara, dugaan kematian korban belum dapat dipastikan, hal itu karena masih harus menunggu hasil dari rumah sakit. Selain itu, polisi juga sudah menghubungi keluarga korban dan melakukan serah terima barang-barang milik korban.


"Penyebabnya belum diketahui pasti. Tapi kita sudah menghubungi pihak keluarga korban dan melakukan serah terima barang milik korban," pungkasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore