
Wakil Bupati Kabupaten Asmat Thomas E Safanpo
JawaPos.com - Status Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah campak dan gizi buruk yang mengkibatkan 72 orang meninggal dunia di Kabupaten Asmat, Papua sudah dicabut pemerintah. Pencabutan itu membuat Pemkab Asmat berterima kasih kepada Presiden Jokowi.
"Status KLB dicabut, jadi dinyatakan selesai. Jadi jika ada temuan satu dua kami anggap kasus biasa bukan KLB," kata Wakil Bupati Kabupaten Asmat, Thomas E Safanpo kepada JawaPos.com, Kamis (8/2).
Thomas E Safanpo menyebut, kendati status KLB telah dicabut, namun tim Satgas beserta TNI, Polri, dan Pemkab Asmat terus melakukan pemantauan selama 270 hari. Pemantaun itu sebagai bentuk pemulihan dan antisipasi, jika masih ada anak yang terkena campak dan gizi buruk.
"Pemantauan selama 270 hari kerja sepanjang 2018 sesuai perintah Panglima TNI, tanggal merah enggak dihitung," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, turunnya angka penderita campak dan gizi buruk yang sangat signifikan tak lain karena bantuan dari Presiden Jokowi. Dia pun mengucapkan rasa terima kasih atas langkah cepat pemerintah beserta Panglima TNI, kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya atas respons cepat dalam menangani KLB ini.
"Kami apresiasi presiden Jokowi dan Panglima TNI atas respons kerja yang sangat cepat menangani situasi KLB kita di Asmat. Terima kasih banyak pak Presiden, seluruh jajaran pemerintah atas respons dan bantuannya,"pungkasnya.
Sebagaiman diketahui, tercatat 72 orang anak meninggal dunia. Mereka meninggal akibat campak sebanyak 66 orang dan gizi buruk 6 orang. Jumlah meninggal di RS sebanyak 8 orang sisanya ditemukan di kampung per September hingga 4 Februari 2018 dengan penyebaran merata. Pasien rujuk ke RSUD Agats ditemukan pada 20-22 Januari 2018 lalu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
