
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beserta sejumlah jajaran tengah meresmikan proyek normalisasi BKT awal Januari lalu.
JawaPos.com - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana memastikan bakal menertibkan ratusan hunian dan lapak liar secara bertahap mulai bulan ini.
Penertiban ini merupakan tahap sterilisasi lahan bagian dari proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur yang diresmikan awal tahun ini.
Kepala BBWS Pemali-Juwana, Ruhban Ruzziyatno mengatakan, hingga akhir Januari nanti, pihaknya menargetkan pembersihan 175 hunian liar di sepanjang bantaran Banjir Kanal Timur (BKT). Ada pula 500 PKL lainnya yang masuk dalam sasaran.
"Sisanya dikerjakan April besok," kata Ruhban, di kantornya, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/1).
Demi terlaksananya tahap tersebut, Rubhan mengatakan bakal bekerjasama dengan Dinas Permukiman dan Dinas Perdagangan setempat guna menertibkan total 620 hunian liar dan 1.373 lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Banjir Kanal Timur.
"Kami juga akan mensterilkan lahan dari 14 petak tambak yang ada di sana," lanjut Rubhan.
Penertiban itu merupakan langkah awal proyek normalisasi BKT yang terbagi dalam tiga paket kontrak. Untuk paket pertama, pihaknya menggarap pembersihan sungai mulai dari Jembatan Majapahit sampai rel kereta Sawah Besar dengan total pengerjaan sepanjang 1,95 kilometer.
Paket pekerjaan kedua, lanjut Rubhan, menyasar pembersihan dari jembatan kereta Sawah Besar sampai kawasan Stadion Citarum. Cakupan paket kedua tersebut sepanjang 2,05 kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp 169 miliar.
Paket ketiga digarap dari kawasan Citarum sampai Jembatan Majapahit sepanjang 2,7 kilometer dengan nilai kontrak Rp 187 miliar.
Menurut Rubhan, pihaknya hingga kini masih melakukan pengukuran ulang area pembersihan sungai BKT yang ditargetkan selesai minggu ini.
Lebih lanjut, Rubhan menekankan akan mempercepat keseluruhan tahap pembersihan ini terkait adanya perubahan cuaca yang dirasa bisa mengganggu jalannya proyek pembangunan.
"Kita sedang melakukan percepatan agar proyek fisiknya tidak terganggu faktor cuaca, terutama hujan ini kan sangat bisa menghambat," tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
