
Kabakamla menyematkan Pin dalam upacara pengukuhan Letkol Laut (P) Muhammad Dimmi Oumry, sebagai Komandan KN Tanjung Datu-1101 oleh Kabakamla RI selaku Irup
JawaPos.com - Kapal Nasional (KN) Tanjung Datu-1101 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Iindonesia resmi mengarungi laut Indonesia, Kamis (18/1).
Diresmikan langsung oleh Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Lakamana Madya TNI Ari Soedewo, KN Tanjung Datu menjadi kapal patroli terbesar di Indonesia.
"Ini memiliki makna yang strategis, galangan nasional mampu memberi manfaat bagi keamanan Indonesia. sebagai solusi konkrit mengurangi ketergantungan pengadaan kapal dari negara lain," kata Ari Soedewo membuka sambutannya.
Kapal ini memiliki panjang keseluruhan (LOA) 11 ribu meter, lebar maksimal (B) 15,5 meter, mesin penggerak pokok 2 unit masing-masing bertenaga 5.300 Horse Power yang memiliki kecepatan maksimal 18 knot dan kecepatan jelajah 15 knot.
Dengan kecepatan jelajah tersebut kapal ini memiliki kemampuan jelajah sejauh 4.600 nautical mile (endurance 14 hari terus menerus) dan diawaki 76 orang.
Seluruh tahapan pembangunan kapal mulai perencanaan desain hingga konstruksi fisik dan instalasi sistem murni dilaksanakan oleh tenaga ahli putra-putri bangsa dengan pengawasan penuh Satgas pembangunan kapal Bakamla RI serta disertifikasi oleh Bureau Veritas sebagai badan klasifikasi kapal internasional.
"Kapal ini menjadi bagian penting dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Kapal terbesar yang berhasil dibuat anak bangsa. Berbanggalah kalian yang terpilih menjadi bagian dari kapal ini,” tandasnya.
Kapal yang dibangun oleh PT. Palindo Marine melalui proses lelang ini dikerjakan dalam waktu 636 hari sejak tanggal 15 Maret 2016. Menelan biaya melalui APBN tahun 2016 sebesar Rp 208.267.000.000.
Dengan keunggulannya tersebut, kata Ari lagi, KN Tanjung Datu-1101 akan menjadi kapal induk untuk kebutuhan patroli terkait keamanan laut di Indonesia.
Hal ini diharapkannya menjadi pelecut agar Bakamla bisa berbuat lebih baik lagi. "Kita bertanggung jawab langsung kepada presiden. Tidak hanya menjadi motivasi dan semangat bekerja, namun juga harus menambah kualitas bakamla" kata Ari lagi.
Meski telah beroperasi, KN Tanjung Datu belum sepenuhnya terlengkapi dengan fasilitas untuk kebutuhan patroli. Keterbatasan anggaran membuat fasilitas navigasi di kapal ini belum maksimal.
Ari menambahkan, upaya untuk menjamin penyempurnaan kapal ini terus diupayakan.
Sementara itu, ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis memyambut baik hadirnya kapal yang digarap sejak Maret 2016 ini. Ia menilai kapal ini sebagai upaya nyata memastikan laut Indonesia terlindungi.
Menjadi langkah besar dalam menangkal kejahatan yang selama ini mendominasi. Ia juga mengharapkan akan hadir kapal-kapal lain yang lebih modern di masa mendatang.
"Kita harapkan ada kapal yang lainnya, kita ini negara maritim tapi kapal kita masih sedikit," kata Kharis.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
