
Suasana pelantikan ADO Sumsel di DPRD Sumsel
JawaPos.com - Ratusan pengemudi taksi berbasis dalam jaringan (daring) atau online di Sumatera Selatan (Sumsel) terancam tidak punya pekerjaan. Hal ini dikarenakan kian hari jumlah pendaftar angkutan online terus bertambah. Padahal kuota angkutan online di Sumsel oleh Pemprov Sumsel dibatasi 1.700 unit.
Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, Yoyo Septrianto mengatakan, sejauh ini aplikator terus menambah jumlah pegawai atau pengemudi online. Bahkan setiap hari ada 100 pelamar yang mendaftarkan diri. Padahal saat ini jumlahnya sudah sangat banyak bahkan sudah mencapai 6 ribuan yang terdiri atas Uber, GoCar, dan GrabCar.
"Karena itu kami akan menuntut aplikator untuk mengentikan pendaftaran ini," katanya seusai pelantikan DPD ADO Sumsel dan DPC ADO Palembang, Ogan Ilir dan Banyuasin di gedung DPRD Sumsel, Kamis (21/12).
Menurutnya, jika kondisi ini tidak dihentikan, ditambah lagi dengan pembatasan kuota yang telah ditetapkan Pemprov Sumsel yakni hanya 1.700 unit, maka dampaknya pun driver tersebut. "Artinya akan ada banyak driver yang tidak terakomodasi dan akan banyak yang menjadi pengangguran," terangnya.
Meskipun begitu, pihaknya akan terus memperjuangkan nasib para anggota dengan meminta penambahan kuota. Ia mengaku idealnya kuota untuk taksi online di Sumsel yakni sekitar 2.500 unit.
Terkait pelantikan ADO, saat ini masih beranggotakan 68 orang dari total 6 ribu driver online. Meskipun begitu, pihaknya membuka pendaftaran melalui link ADO. "Keberadaan ADO ini nantinya akan menjadi wadah bagi driver online untuk mendaftar dan operasional sesuai dengan badan hukum koperasi," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP ADO, Christiansen Ferary Wilmar menambahkan, dirinya akan meminta agar ada penambahan kuota. Sebab, jika kuota tidak bertambah maka para driver terancam kehilangan mata pencarian ditambah lagi kendaraan yang masih kredit.
"Kami akan berupaya agar kuota ini ditambah. Kami tentunya akan mematuhi aturan yang ada jika ada anggota kami yang melanggar silakan cabut saja izinnya," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
