Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Oktober 2017 | 08.59 WIB

Ini yang Dilakukan BPPD Jateng Maksimalkan PAD

ilustrasi - Image

ilustrasi

JawaPos.com - Ini yang dilakukan Pemprov Jawa Tengah untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) agar bisa mencapai target Rp 3,7 triliun. Yakni dengan mengoptimalkan sektor pendapatan pajak, seperti pajak kendaraan bermotor, balik nama, pajak roko dan pajak bahan bakar. Hingga kini, Pemprov berhasil mencapai 75% PAD dari yang ditargetkan hingga akhir tahun ini.


Hal ini disampaikan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Ihwan Sudrajat dalam acara Hot Topic Pajak Kendaraan Tulang Punggung PAD yang diselenggarakan sebuah stasiun radio swasta di Semarang, Senin (30/10). "Kami terus optimalkan PAD, untuk pembangunan terutama memperbaiki jalan yang rusak dan melakukan edukasi kepada masyarakat agar mereka membayar pajak yang menjadi kewajiban mereka," ucapnya. Selain itu, menurut Ihwan, agar pengoptimalan PAD berjalan lancar, pihaknya telah menurunkan 35% Aparatur Sipil Negara (ASN) langsung turun ke lapangan dan melakukan sosialisasi pentingnya bayar pajak.


Ia menjelaskan, ada beberapa alasan orang tidak membayar pajak di antaranya lupa (53%), sibuk (11%), dan sisanya secara sadar tak membayar pajak kendaraan bermotor mereka. "Di Provinsi Jateng ada 15 juta kendaraan bermotor dan ditemukan 4 juta kendaraan belum membayar pajak," tuturnya.


Selain itu, ia juga menjelaskan telah bekerjasama dengan TNI untuk masalah pengoptimalan samsat keliling dan lain sebagainya untuk memfasilitasi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan atau terpencil.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore