
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi
JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta menegaskan bahwa Dedi Mulyadi baik secara individu maupun dalamkapasitasnya sebagai Bupati Purwakarta, tidak ada yang menyimpang atau sesat dari kaidah-kaidah ajaran agama Islam.
"Di MUI itu ada yang namanya Komisi Fatwa, segala permasalahan umat yang menyangkut akidah dan ajaran agama dimusyawarahkan dulu oleh semua komponen yang ada di MUI sebelum difatwakan," ujar Ketua MUI Kabupaten Purwakarta, KH John Dien, usai diskusi bersama Aliansi Muda Bela Ulama, dilansir Pasundan Ekspres (Jawa Pos Grup).
Selama ini, MUI Purwakarta belum mengeluarkan fatwa berkenaan dengan perilaku secara pribadi maupun sebagai Bupati Purwakarta yang
dianggap menyimpang.
"Prosesnya panjang, ada hal-hal yang harus ditempuh dan dimusyawarahkan bersama semua komponen MUI," ujarnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Mengindari juga menyebarkan berita-
berita hoax yang sifatnya fitnah, tidak melalui proses tabayun.
"Pengguna media sosial, diimbau agar senantiasa menjaga situasi aman,damai dan kondusif terutama suasan menjelang pilkada," tuturnya.
Menurutnya, MUI Pusat telah mengeluarkan Fatwa 24/2017 tentang hukum dan pedoman dalam bermuamalah di media sosial.
"Intinya, kita harus waspada dan haram hukumnyamenyebarkan berita hoax, apalagi fitnah yang belum jelas," tegas Jhon Dien.
Sebelumnya, belum lama ini Ketua Umum MUI Pusat KH. Maruf Amin malah menilai sosok Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi selama ini mampu
menyambungkan ajaran Islam dengan budaya Sunda.
Dedi pun dinilai telah berhasil mempersatukan potensi umat di daerahnya serta dapat bersilaturahmi dengan semua pemimpin agama.
"Selain itu, Dedi Mulyadi mampu membangun infrastruktur dan tempat ibadah yang dilakukannya selama menjabat 10 tahun di Purwakarta.
Ternyata orangnya juga bisa menyambungkan antara Islam dan budaya, terutama Sunda. Sebenarnya Islam dengan budaya Sunda saling mempengaruhi, ada artikulasi. Hal ini harus kita bangun agar antara agama dan budaya tidak berbenturan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
