
Ilustrasi
JawaPos.com - Hari Raya Iduladha tinggal 10 hari lagi. Dinas Pertanian (Distan) Kutim pun mulai bergerak memeriksa hewan kurban di wilayahnya. Penyaringan tersebut supaya tidak ada sapi maupun kambing yang tak sehat.
Sebanyak 80 ekor sapi sudah menjalani pemeriksaan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut. Pemeriksaan fisik meliputi kulit, hidung, kuku, hingga kematangan usia, dan lain sebagainya. Juga tentang kondisi kesehatan sapi.
Hingga kemarin, diumumkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal semua sapi dinyatakan sehat. Terlebih sapi yang berada di Jalan APT Pranoto tersebut memiliki sertifikasi kelaikan.
“Karena dinyatakan sehat, langsung kami berikan tanda kelaikan. Artinya masyarakat aman membeli sapi tersebut. Seandainya saja tadi (kemarin) ada hewan yang sakit, maka langsung kami singkirkan," ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kutim Mardi Suabman sebagaimana dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Diterangkannya, kemarin masih merupakan bagian dari tahap pertama pemeriksaan. Sementara hari ini akan dilanjutkan proses tersebut, sehingga semua sapi kurban yang diperjualbelikan steril dari penyakit. Baik penyakit kulit, kuku busuk, demam, ingusan, anthrax maupun cacing hati. Jangan sampai masyarakat dirugikan. Untuk menjaga hal itu, Distan perlu turun tangan. Yakni memberikan label kelaikan sapi.
“Kami melakukan pemeriksaan melalui dua tahap. Tahap pertama ini melihat fisiknya secara umum. Sedangkan tahap dua nanti ialah setelah disembelih. Jangan sampai ada cacing hati atau penyakit berbahaya lainnya,” katanya.
Dirinya juga mengimbau, supaya masyarakat lebih jeli dalam memilih sapi. Harus benar-benar teliti dengan berpedoman pada kesehatan hewan berdasarkan ilmu agama yang sudah paten dan diketahui pemerintah. Terlebih yang berada di daerah pedalaman. Pasalnya, tak semua lokasi menjadi sasaran pemeriksaan.
Dia menuturkan, ada kemungkinan suatu daerah luput dari pemeriksaan. “Maka dari itu harus pintar memilih sapi kurban, dengan mengetahui ilmunya. Apalagi kita tau sendiri syarat kurban seperti apa. Saya rasa masyarakat sudah paham semuanya," katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
