Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Juli 2017 | 11.50 WIB

Angin Kencang, Satu Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Besar, Nih Fotonya!

Pohon tumbang: Hujan deras yang mengguyur kota Bandarlampung menyebabkan  mobil Innova abu-abu BE 2369 YJ tertimpa pohon tumbang di Jalan Haji Sepang Jaya, Bandarlampung - Image

Pohon tumbang: Hujan deras yang mengguyur kota Bandarlampung menyebabkan mobil Innova abu-abu BE 2369 YJ tertimpa pohon tumbang di Jalan Haji Sepang Jaya, Bandarlampung

JawaPos.com -Malang nasib Sugianto (60). Warga Jl. Sultan Haji Sepangjaya Labuhanratu ini harus merelakan mobilnya hancur tertimpa pohon.  Angin kencang dan hujan yang mengguyur sore kemarin merobohkan pohon beringin tak jauh dari rumahnya. 


Batang pohon setinggi 15 meter itu menimpa mobil innova BE 2396 YJ yang tengah dikemudikan Sugianto. Akibatnya, atap mobil tersebut hancur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. 


Beruntung Sugianto lolos dari maut. Pensiunan pegawai Universitas Lampung (Unila) ini mengalami luka dibagian tangan kanan dan pelipis kanan. Kalamudin, Ketua RT setempat yang ikut menumpang mobil, juga mengalami cidera serupa. 


"Saya dapat info dari pak RT (Kalamudin,Red) yang datang. Kasih tahu kalau mobil yang ditumpangi ayah saya tertimpa pohon. Saya langsung kelokasi dan membawa ayah saya ke klinik didekat sini," ujar kata Aditya Dwi Apriyanto (30), anak Sugianto sebagaimana dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Minggu (16/7).


Saat peristiwa nahas itu terjadi, mantan Kasubbag TU Puskom TIK Unila ini baru pulang dari meninjau rumah anaknya yang ada di Rajabasa. Ketika Adit tiba di lokasi, sang ayah sudah berhasil keluar dari mobil. Ia kemudian dievakuasi ke klinik pengobatan. 


Sambil menitikkan airmata, Adit mengaku khawatir dengan ayahnya. Terlebih, jika dia melihat kondisi mobil yang ringsek berat. 


"Saya kepikiran dengan kondisi ayah saya. Karena dia nggak mau untuk dibawa kerumah sakit. Soalnya ayah mau menghadiri syukuran pindah rumah adik saya itu dulu. Baru kita bawa kerumah sakit untuk periksa," jelasnya.


Atas kejadian ini,kerugian yang harus ditanggung Sugianto mencapai Rp100 juta. Dari informasi yang diperoleh Adit, warga sekitar telah berulangkali meminta Badan Pengawasan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Kota agar menebang pohon nahas itu. Sebab, pohon itu dalam kondisi miring tetapi tak ada tindakan. Karenanya, Senin (17/7) nanti dia berencana mendatangi BPLHD kota. 


Sementara, pantauan Radar Lampung kemarin, 9 orang personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota diturunkan untuk memotong pohon. 


Tuti Setiani (52), pemilik rumah yang berada tepat di depan pohon itu punya firasat tak enak. Pohon tersebut, lanjut Tuti sudah berusia puluhan tahun. 


"Itu pohon udah ada sejak saya pindah kesini tahun 1987. Waktu itu masih kecil pohonnya. Tapi makin kesini makin  besar. Nah sekitar awal tahun kemarin, saya liat kok ada tikus keluar dari batang itu bawa remahan kayu," ujarnya.


Saat kejadian pohon ambruk, Tuti mengaku tak mendengar suara keras. Menurut dia tidak ada bunyi yang kuat. Hanya seperti barang jatuh biasanya. "Tadi (kemarin,Red)  memang hujan deres. Saya juga nggak lihat langsung jatuhnya pohon ini," tambahnya.(rma/wdi/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore