
Ilustrasi
JawaPos.com - Luasnya wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat membuat masyarakat setempat tidak sabar agar dilakukan pemekaran. Bahkan agar rencana ini berjalan konsisten, tokoh masyarakat setempat pun telah membentuk struktur panitia persiapan pemekaran Kabupaten Pasaman Utara yang berada di ujung utara Pasaman Barat.
Dalam hal ini masyarakat menunjuk Hasbi Sani, sebagai Ketua Pembentukan Pemekaran. “Wilayah Pasaman Barat bagian utara ini sudah layak dimekarkan menjadi Kabupaten Pasaman Utara. Karena sejumlah persyaratan sudah terpenuhi. Baik dilihat dari luas wilayah, jumlah penduduk ataupun pendapatan asli daerah,” kata Hasbi Sani, sebagaimana yang dilansir dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group).
Panitia persiapan pemekaran Kabupaten Pasaman Utara ini juga telah melakukan sejumlah rapat. Rapat terakhir turut dihadiri oleh Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Agus Susanto.
Selain itu ada tujuh wali nagari (setingkat kepala desa) di bagian utara Pasaman Barat, tokoh masyarakat di enam kecamatan, tokoh muda dari enam kecamatan serta pimpinan-pimpinan partai politik asal Pasaman Barat bagian utara dan lainnya.
Pihaknya telah membuat sebuah langkah mengarah pada pemekaran itu. Saat ini Kabupaten Pasaman Utara itu pun sudah memiliki profil wilayah dan logo. Ke depan akan dilanjutkan dengan deklarasi.
Pusat ibu kota rencana kabupaten ini direncanakan di Ujunggading. Rencananya bagian utara yang bakal dimekarkan itu adalah Kecamatan Gunungtulen, Sungaiaur, Lembahmelintang, Kotobalingka, Sungaiberemas dan Ranahbatahan. “Beberapa hari ini, kami akan menindaklanjutinya ke pemerintah daerah. Termasuk ke DPRD Pasbar, Provinsi Sumbar hingga ke pusat. Dari ratusan warga yang hadir itu mendukung penuh untuk pembentukan pemekaran. Sekitar lima hari lagi akan kami sampaikan ke pemda atas rencana pemekaran ini,” kata Hasbi Sani.
Humas Pemekaran, Arsalan, mengatakan, ini era kebangkitan pergerakan yang memang harus melakukan konsistensi tegas dan teguh untuk keinginan tersebut. “Artinya, semua elemen stakeholders harus merapatkan barisan untuk memperjuangkan utara ini menjadi mandiri," katanya. (roy/ wni/iil/JPG)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
