Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2017 | 00.27 WIB

Hisap Darah Kambing, Warga Magelang Diteror Anjing Berkepala Manusia

Teror anjing berkepala manusia - Image

Teror anjing berkepala manusia


JawaPos.com - Teror hewan jadi-jadian telah meresahkan warga Magelang, Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan timur (kaltim).



Teror yang terjadi di malam hari itu dimulai sejak akhir Ramadan hingga sesudah lebaran. Hewan aneh itu diduga memangsa binatang ternak warga.



Bahkan yang mengerikan, menuruti warga yang pernah memergokinya hewan jadi-jadian itu bertubuh anjing dan berkepala manusia.



Selain itu, ekor binatang misterius itu juga sempat dilihat menyerupai ekor kuda.



Saksi mata yang pernah melihat binatang misterius tersebut adalah Sueb (32), warga setempat yang saat kejadian melaksanakan ronda.



Saat itu Sueb sedang melaksanakan ronda di sekitar tempat tinggalnya Selasa (27/6) dini hari. Sekitar pukul 01.00 Wita, Sueb menyaksikan sendiri binatang berbentuk aneh tersebut. 



Sebenarnya Sueb berencana hendak menangkapnya setelah penasaran mendengar kabar warga perihal banyak hewan ternak yang mati misterius.



Namun begitu sudah berhadap-hadapan dengan binatang jadi-jadian tersebut, Sueb jadi takut dan keder.



“Tubuhnya anjing, tapi kepala manusia. Saya tak bisa menggerakkan badan saat hewan itu melintas, terus masuk ke dalam hutan di belakang rumah penduduk,” ujar Sueb kepada Samarinda Pos (Jawa Pos Group).



Informasi yang diperoleh Sapos, dalam 10 hari terakhir puluhan binatang ternak warga mati mengenaskan.



Ternak warga mati dengan kondisi darah mengering, dengan menyisakan beberapa gigitan di tubuh.



Gigitan meninggalkan bekas lubang ditemukan di leher, paha hingga perut. Biasanya ternak tersebut mati saat malam, tanpa ada menimbulkan suara gaduh atau keributan.



Warga berkeyakinan kematian, kambing dan ayam yang totalnya mencapai 45 ekor itu akibat diserang binatang jadi-jadian tersebut. 



Usai darah diisap dan ternak mati, lalu ditinggalkan begitu saja. Asrodi (52), seorang warga di lingkungan RT 16 menyebutkan, sebelumnya dia memiliki 8 ekor kambing.



Seminggu lalu, 2 ekor kambingnya mati dalam kandang. Kemudian Selasa (27/6) dua ekor kambingnya kembali mati, juga dalam kandang.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore