
Ilustrasi
JawaPos.com - Seorang gadis 14 tahun, sebut saja Mawar, menjadi korban perkosaan di Arso Keerom, Sabtu (24/6). Pelakunya diduga temannya sendiri berinisial MRH (17) sewaktu malam takbiran. Kasus ini berawal ketika Mawar keluar rumah menuju rumah neneknya sekira pukul 19.00 WIT, tanpa seizin orang tuanya.
Tak lama setelah Mawar tiba ke rumah neneknya, MRH datang menjemput Mawar untuk ikut takbiran. Namun kenyataanya, keduanya tidak mengikuti takbiran melainkan MRH membawa korban ke suatu tempat dengan alasan untuk beristirahat sejenak.
Kabid Humas Kombes Pol. A M Kamal ketika dikonfirmasi mengatakan, pemerkosaan tersebut terjadi setelah keduanya berada di sebuah gubuk dekat dengan rumah nenek Mawar. Saat berduaan dalan suasana yang sepi, kata Kamal, MRH mengelus bagian kepala Mawar sehingga Mawar merasa lemas dan tidak berdaya dan seketika MRH melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban.
“Setelah selesai memerkosa Mawar, MRH mengantar korban ke rumah temannya untuk menginap,”tutur Kamal sebagaimana dilansir dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group).
Menurut Kamal, kejadian tersebut terungkap karena orang tua korban merasa resah dengan anaknya yang tidak pulang dan sudah larut malam, sehingga ibu Mawar berusaha menghubungi Mawar melalui via telepon dan SMS, namun korban tidak memberikan respon.
Lanjut Kamal, pagi harinya, Minggu (25/6) pukul 06.00 WIT, Mawar memberikan informasi kepada ibunya melalui SMS bahwa dirinya menginap di rumah temannya yang masih berlokasi di Arso. Setelah mengetahui Mawar berada di rumah temannya, orang tuanya langsung menjemput anaknya.
“Karena orang tuanya merasa curiga melihat Mawar yang murung serta cara jalannya yang terlihat berbeda dari biasannya, otomatis si orang tua bertanya kepada anaknya tentang apa yang terjadi. Namun tetap saja si anak bungkam dan tidak mengatakan apa-apa, dua hari setelah kejadian barulah Mawar mengatakan sejujurnya kepada ibunya kalau dirinya diperkosa temannya sendiri,” paparnya.
Tak terima dengan apa yang dilakukan MRH kepada putri mereka, maka orang tua Mawar mendatangi Polres Keerom dan melaporkan kejadian tidak terpuji tersebut. Menurut Kamal, pelaku remaja 17 tahun tersebut saat ini diamankan di Mapolres Keerom guna proses hukum lebih lanjut.(fia/tri/sad/JPG)

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
