
Mobil dinas Bupati Mimika yang dirusak massa
JawaPos.com – Seorang staf ahli DPRD Mimika, Wilhelmus Dekme Raharusun menjadi korban tindak penganiayaan pada Minggu (11/6) di depan Rimba Papua Hotel (RPH). Ironisnya, pelakunya diduga adalah oknum Bupati Mimika, Eltinus Omaleng.
Namun akibat peristiwa itu, massa beramai-ramai mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) sekitar pukul 20.35 WIT dan kemudian melakukan aksi pengrusakan terhadap mobil dinas bupati, plat DS 1 M yang ada di lokasi kejadian.
Kapolres Mimika, AKBP Victor D Mackbon, SH SIK MH MSi di hadapan sejumlah anggota DPRD dan massa di depan RPH malam itu mengatakan, kasus ini akan diserahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan.
“Bagi masyarakat yang melihat secara langsung, agar memberikan keterangan kepada penyidik untuk mengungkap kasus pemukulan tersebut," kata Victor sebagaimana dilansir dari Radar Timika (Jawa Pos Group).
Victor juga menyayangkan pengrusakan terhadap kendaraan dinas bupati. Sehingga ia menghimbau kepada massa dan anggota DPRD agar kembali ke rumah masing-masing, dan nantinya datang lagi pada pagi hari, Senin (12/6) pukul 7.00 WIT untuk melakukan pertemuan dengan gubernur.
“Saya harapkan agar kejadian yang terjadi di RPH, batas sampai disini, tidak boleh dibawa keluar. Saya tidak mau saudara-saudara ada perang. Jangan sampai ada provokasi. Kalau ada informasi yang merugikan agar disampaikan kepada kepolisian, atau ke Ketua DPRD, Elminus Mom," kata Victor.
Disampaikan Victor, jangan sampai persoalan ini merugikan orang lain, keluarga dan anak-anak. Di Timika, sebutnya, ada persoalan besar yang terjadi, yaitu persoalan karyawan. Untuk itu diharapkan tidak mencampur adukan persoalan yang terjadi.
Persoalan yang terjadi agar diserahkan kepada aparat keamanan. Kalaupun ada informasi agar disampaikan ke Kepolisian atau ke DPRD. “Kalau mau proses hukum, proses hukum perang itu tidak ada jawabannya. Kalau perang sama saja masyarakat dibodohi," ujarnya.
Victor mengatakan, terkait penganiayaan akan ditindak lanjuti sesuai aturan hukum. “Untuk dugaan pemukulan, kita serahkan kepada proses hukum,” tandas Victor.
Sementara itu, pengamatan Radar Timika, massa yang berjumlah sekitar 20 orang berencana akan terus menduduki halaman hotel, hingga ada keputusan dari gubernur Provinsi Papua terkait masalah yang dihadapi di Mimika.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, bahwa sebelumnya staf ahli DPRD Mimika, Wilhelmus Dekme sedang berbicara dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe di dalam hotel. Kemudian, sambil berjalan masuk ke ruang lobi, bersamaan muncul Bupati Mimika, dan langsung memanggil Wilhelmus Dekme. Setelah berjabat tangan, bupati diduga melakukan pemukulan.(rex/sad/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
