
Ilustrasi
JawaPos.com - Muliati, tenaga kerja wanita (TKW) korban upaya pemerkosaan anak majikan akhirnya dipulangkan. Dalam kondisi sakit, Muliati tiba di rumah orang tuanya di Kebon Orong, Desa Dasan Baru, Kecamatan Kediri, Lombok Barat pada Jumat (12/5) malam. Kepulangan Muliati membuat keluarga merasa lega. Kini ia masih dalam masa perawatan di RSUD Tripat Lombok Barat.
Saat ini setidaknya ada 220 orang TKW lain yang masih berada di sebuah penampungan di Sarikah Mahara Alwadi exit 6, Riyadh, Arab Saudi. Mereka dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga dengan sistem over time. Ada juga yang bekerja tiga bulanan menjadi pembantu rumah tangga.
Para TKI tidak tahu jika saat ini pemerintah Indonesia tengah melakukan moratorium pengiriman TKI informal ke Timur Tengah. Karena itu, Muliati berharap pemerintah mau membantu rekan-rekannya yang lain untuk bisa kembali ke Indonesia.
Koordinator Pusat Bantuan Buruh Migran (PBBM) M Saleh mengatakan, saat ini para pendamping sedang fokus untuk keselamatan dan kesehatan Muliati. Pihaknya ingin memastikan kesehatan korban benar-benar pulih, baru kemudian akan membahas persoalan lain dalam kasus itu.
”Kami sudah punya komitmen, kita akan fokus pada kesehatan,” kata Saleh seperti ditulis Lombok Post (Jawa Pos Group), Senin (15/5).
Meski demikian, pengakuan Muliati menjadi masukan bagi tim untuk ditelusuri lebih dalam terhadap keberadaan 220 orang TKW tersebut. Menurut informasi yang diterima, mereka bekerja dengan sistem kontrak tiga bulanan. ”Mereka dipekerjakan sebagai PRT itu sudah pelanggaran,” katanya.
Hal yang mengkhawatirkan saat ini adalah para TKI itu terancam dipenjara pemerintah Arab Saudi bila tidak segera pulang. Sehingga mereka juga ketakutan, apalagi saat tidak ada kerja mereka harus cari makan sendiri. ”Jadi ini perdagangan orang, di dokumennya sebagai cleaning service tetapi dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga,” katanya.
Ia berharap pemerintah segera bergerak cepat membantu para TKW yang saat ini masih berada di lokasi tersebut. Jangan sampai terlambat dan muncul masalah baru lagi menimpa TKI di Arab Saudi. (ili/r7/nas/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
