
TERUS BERULANG: Bus pariwisata Kitrans terbalik setelah masuk jurang sedalam 20 meter karena rem blong di kawasan Puncak kemarin.
JawaPos.com - Peristiwa kecelakaan maut di kawasan Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (30/4), rupanya bukanlah yang pertama. Sebelumnya, pernah pula terjadi peristiwa serupa. Kondisi jalan yang menurun, sekaligus banyaknya tikungan tajam menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan.
Dilansir Radar Cianjur (Jawa Pos Grup), berikut adalah sejumlah peristiwa kecelakaan di Ciloto:
Februari 2013
Bus pariwisata Mustika Mega Utama yang membawa 65 peziarah dari Bogor mengalami kecelakaan di Ciloto, Cianjur. Bus menabrak tebing dan mengakibatkan 17 penumpang tewas serta 42 penumpang lainnya menderita luka berat dan ringan.
Kecelakaan maut itu berawal ketika bus bernopol F 7263 K tersebut melaju dari arah Bogor menuju Cikundul, Warungkondang, Cianjur. Sekitar pukul 11:25, bus melaju di turunan Ciloto, yang kondisi jalannya berlubang dan berkelok-kelok.
Ketika memasuki KM 89 pada pukul 11.30, laju bus tak terkendali dan berjalan zig-zag. Sopir bus, Pandi (45) tak bisa menguasai laju kendaraan karena rem diduga blong.
Oktober 2016
Kecelakaan lalulintas terjadi di Kabupaten Cianjur, di Jalan Raya Cipanas-Puncak, tepatnya di jalur Ciloto, Kampung Bondol RT 02 RW 02, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas. Persitwa ini terjadi pada 24 Oktober 2016. Akibat kejadian tersebut, tiga orang tewas dan empat lainnya luka berat.
Kecelakaan diduga karena truk pengangkut semen bernomor polisi B 9883 KYU mengalami rem blong. Berdasarkan keterangan warga sekitar, sopir truk tidak bisa mengendalikan laju kendaraan yang sedang melaju dari arah Puncak menuju Cianjur tersebut.
Kondisi jalur Ciloto dengan kontur turunan tajam membuat laju tak terkendali dan akhirnya menghantam sebuah mobil bernopol B 1833 GEQ yang sedang diparkir dan diperbaiki oleh dua montir di lajur kanan jalan arah Cianjur-Puncak.
April 2017
Bus pariwisata Kitrans bernopol B 7057 BGA yang diduga alami rem blong menewaskan 11 orang, Minggu (30/4).
Bus nahas ini melaju dari arah Bogor dengan tujuan ke Kebun Raya Cibodas. Akan tetapi saat itu kondisi jalan sedang macet, kemudian bus tersebut menabrak kendaraan yang berada di depannya yakni mobil avanza warna silver nopol B 1087 BIO, setelah itu menabrak toyota rush putih bernopol B 1672 PYW, toyota avanza silver dengan nopol B 1608 BKV.
Tak hanya roda empat, kendaraan roda dua pun ikut menjadi korban, setelah itu bus yang hilang kendali menabrak sepeda motor suzuki satria biru nopol B 6917 BHK, motor yamaha mio warna merah nopol B 4503 BBI, motor vario merah nopol B 3370 BQ.
Kemudian motor vario merah nopol B 4503 BBI, dan angkot jurusan Cipanas -Puncak. Hingga akhirnya bus tersebut dan beberapa unit kendaraan masuk jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
