
Suprianto (memegang ht) dengan seragam brimob digelandang ke Mapolsek Nguling
JawaPos.com - Entah dapat wangsit darimana, Suprianto (39) berani-beraninya mengaku sebagai anggota korps Brimob dengan pangkat AKBP saat mengejar gadis pujaanya. Yang jelas, warga Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang ini akhirnya berhasil mengajak nikah siri SR (30) yang berprofesi sebagai guru.
Untuk meyakinkan SR, wanita pujaannya, Suprianto yang profesi aslinya kuli bangunan di sebuah proyek di Kabupaten Probolinggo itu, kerap memperlihatkan berbagai atribut sebagai perwira Korps Brigader Mobil (Brimob).
Saat masih pacaran, kepada keluarga besar sang pacar Ia mengaku bertugas di Mako Satuan II Pelopor Bogor, Jawa Barat. Tak heran bila akhirnya Ia berhasil menikahi secara siri SR.
Suprianto bahkan sempat mengumbar janji kepada SR untuk segera menikahinya secara resmi. Keduanya telah sampai pada pembahasan tanggal pernikahan resmi yang bakal dilakukan 5 April lalu.
Hari semakin dekat, tapi tanda-tanda akan ada hajatan besar belum terlihat. Itu yang membuat AM (35), kakak SR menjadi curiga. Selidik punya selidik, Ia mencium gelagat tidak jujur sang adik ipar. AM lantas mengadukan suami siri adiknya itu ke kepala desa setempat.
Tak lama, petugas Polsek Nguling yang menerima laporan kades itu langsung melakukan pemeriksaan. Tak berkutik dan memberikan jawaban yang ngalor-ngidul, Suprianto akhirnya ditangkap Kamis (6/4) lalu saat tengah berada di rumah korban.
“Saya lihat pertemanannya (SR) di we chat, isinya kok banyak perwira (polisi). Spontan, saya langsung berpikiran untuk mengaku sebagai perwira juga,” aku Suprianto saat ditanya alasan mengaku sebagai anggota koprs Brimob berpangkat AKBP seperti ditulis Radar Bromo (Jawa Pos Group).
Kini, perwira polisi gadungan harus mendekam di penjara. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang selama ini digunakan Suprianto untuk mengelabui istri sirinya, agar ia percaya.
Barang bukti itu di antaranya satu set seragam Brimob dilengkapi dengan borgol, holster, korek api model senpi revolver, ruyung, dan dua buah HT.
"Kami mendapati tiga KTP. Dua di antaranya palsu dengan memakai nama AKBP H M S Suprianto. Di kolom pekerjaan, tertulis sebagai Brimob,” ungkap Aipda Adji Anggoro, kanit reskrim Polsek Nguling. (mg3/mie/nas/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
