
HANCUR: Kondisi pos TNI-AU setelah penyerangan warga di Desa Ujunggenteng, Ciracap, Sukabumi, kemarin.
JawaPos.com - Ratusan warga merusak pos TNI Angkatan Udara (TNI-AU) di Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Sukabumi, Sabtu (11/2) sekitar pukul 18.30. Diduga, aksi itu dipicu keributan antara anggota TNI-AU dan warga setempat. Kini suasana telah kondusif. Semua pihak sudah duduk bersama di aula Desa Ujunggenteng kemarin (12/2) untuk menyelesaikan persoalan itu.
Berdasar informasi yang dihimpun, keributan tersebut disebabkan hal sepele. Saat itu, pukul 16.40, Pratu Oka Prasetyo yang tengah bertugas berpapasan dengan Opik, warga Kalapa Condong, Ujunggenten, di jalan. Kondisi jalan penuh genangan air. Alhasil, anggota TNI-AU itu terciprat air saat sepeda motor yang dikendarai Opik tersebut melintasi genangan. Pratu Eko lantas menegur Opik.
Karena tidak terima dengan teguran tersebut, Opik lantas berhenti. Dia turun dan kemudian memukul Pratu Oka. Tindakan tersebut dibalas dengan tempelengan oleh Pratu Oka. Keributan sempat reda setelah Opik pergi.
Namun, insiden tersebut ternyata berbuntut panjang. Sekitar pukul 19.00 kira-kira 400 warga mendatangi pos TNI-AU tempat Pratu Oka bertugas dan langsung melakukan aksi membabi buta. Tanpa komando siapa pun, massa yang tidak terima dengan perlakuan anggota TNI tersebut langsung menyerang dan menghancurkan pos itu.
Alhasil, pos jaga berkapasitas enam prajurit tersebut rusak parah. Atap, dinding, serta bagian lain bangunan itu berantakan. Untung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Di lokasi kejadian, warga sempat memukul Pratu Oka, namun rekan dari kesatuan TNI-AU dengan sigap membawa dan mengamankannya dari amukan massa.
Sekitar pukul 21.00 suasana berangsur kondusif. Puluhan anggota Polres Sukabumi turun ke lokasi agar situasi tidak memanas. Mereka lantas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta warga kembali ke rumah masing-masing.
Hingga kemarin, prajurit TNI-AU dengan dibantu anggota Koramil 2214 Surade, Polsek Ciracap, dan Satpol PP Kecamatan Ciracap masih berjaga di TKP. Sementara itu, Pratu Oka yang mengalami memar di wajah dan luka ringan di bagian tangan sudah pulang setelah dirawat di Puskesmas Gunung Batu. (ren/e/syn/JPG/c11/agm)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
