
Ilustrasi
JawaPos.com - Uang senilai Rp 93 Juta yang disimpan di ruangan terkunci raib diambil pencuri. Padahal uang tersebut baru ditinggal pemiliknya sekitar 10 menit untuk salat di masjid.
Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (7/2) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban adalah Puspo, Bendahara Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Batara, Kalteng. Korban pun melapor ke Mapolres Batara dan sekarang masih dalam proses penyelidikan kepolisian.
Puspo menceritakan, uang yang hilang tersebut merupakan uang persediaan (UP) Disbudparpora yang dipercayakan kepadanya. Awalnya uang tersebut berjumlah Rp 200 juta, namun telah dipergunakan untuk berbagai keperluan misalnya untuk pembayaran gaji pegawai dan lainya, hingga tersisa 93 juta.
“Uang tersebut saya simpan dalam sebuah tas ransel beserta Hp (telepon seluler, Red) dan dompet. Saat azan magrib saya tinggalkan di ruangan dalam keadaan sudah terkunci, untuk pergi melaksanakan salat sebentar ke masjid AT-Taqwa yang letaknya di sebelah kantor Disbudparpora,” terangnya dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Sabtu (11/2).
Setelah selesai salat dan ketika kembali ke kantor dalam kurun waktu sekitar 10 menit, terkejut melihat pintu ruangan sudah dalam kondisi rusak diduga karena dicongkel dan tas beserta uang Rp 93 juta, HP dan dompet sudah tidak ada di ruangan. Informasinya Disbudparpora sebelum kejadian ini juga pernah disantroni pencuri, dimana barang yang berhasil dicuri berupa televisi, laptop dan sebuah CPU.
“Kejadian ini pun sudah kita laporkan kepada pihak yang berwajib dan sekarang kasus ini dalam penyelidikan kepolisian,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Batara, AKP Benito Harleyandra membenarkan kejadian tersebut. Sekarang pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian tersebut, dan anggota juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.
"Anggota sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengambilan sidik jari. Untuk korban juga kita mintai keterangannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap," ujar Kasat. (viv/vin/fab/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
