
Ilustrasi
JawaPos.com - Anggota Polsek Pangkalan Banteng menciduk empat penjudi kartu pook-pookan di Desa Karang Mulya, Pangkalan Banteng, Kobar, Kalteng, Minggu (5/2). Mereka adalah Permadi (29), Herdi (32), Demora (32), dan Fery (29).
Selain empat pelaku tindak pidana Pasal 303 KUHP tersebut, aparat juga mengamankan barang bukti berupa empat set kartu remi dan uang tunai Rp 785 ribu. Tindakan tegas ini dilakukan lantaran para penjudi itu sudah membuat masyarakat resah.
”Warga resah dengan makin maraknya praktek judi di Karang Mulya. Sudah beberapa hari kita selidiki, dan pas kita patroli ternyata ada yang main pook-pookan,” ujar Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Sudarsono dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Selasa (7/2).
Ia menjelaskan, empat pelaku sempat mengelak saat digrebek. Mereka bersikeras bahwa permainan kartu itu hanya untuk main-main saja. Namun mereka tak mampu lagi mengelak saat aparat menemukan uang di tempat mereka bermain. ”Mengelak itu karena mereka ingin lolos saja, tapi kan kita temukan juga ada uang di situ,” terangnya.
Menurutnya, keresahan masyarakat atas maraknya perjudian bukannya tanpa alasan. Perjudian sangat berpotensi menjadi penyebab tindak kejahatan lainnya.
”Terutama pencurian, karena kalah bermain uang habis. Dan begitu ketagihan untuk judi lagi, bisa-bisa mencuri. Efek sambungan inilah sebenarnya ingin kita cegah,” tegasnya.
Selain berpotensi terhadap munculnya pencurian, pelaku tindak pidana perjudian sebenarnya bisa mengakibatkan jumlah kerugian yang sangat besar. Pejudi berharap mendapatkan keberuntungan yang besar melalui cara mengadu nasib.
”Dengan sering melakukan kegiatan berjudi tersebut mengakibatkan sedikit demi sedikit uang akan habis, kemudian harta benda dijual, rumah dan tanah digadaikan. Dengan demikian bisa mengakibatkan tingkat kemiskinan serta pengganguran yang tinggi di masyarakat.,” terangnya.
Perjudian pada dasarnya permainan dimana adanya pihak yang saling bertaruh untuk memilih satu pilihan di antara beberapa pilihan, dimana hanya satu pilihan saja yang benar dan menjadi pemenang. Berarti pemain yang kalah taruhan akan memberikan taruhannya kepada si pemenang. ”Peraturan perjudian dan jumlah taruhan ditentukan dan disepakati sebelum pertandingan dimulai,” pungkasnya. (sla/yit/fab/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
