
Aparat kepolisian berhasil gagalkan pengiriman TKI ilegal di Batam beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Seorang pemain pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Batam menuturkan beberapa alasan kapal pengangkut sering terbalik di tengah laut. Umumnya itu kapal pengangakut TKI ilegal.
Dikutip dari Batam Pos (Jawa Pos Group), sumber yang berumur 60 tahun itu enggan disebutkan namanya mengungkapkan, TKI yang masuk jalur ilegal dan pulang dengan jalur yang sama. TKI tipe ini adalah orang-orang paspornya sudah mati atau di-blacklist oleh pihak Malaysia. Para TKI tipe ini sekali keluar dari Indonesia selalu dalam jumlah banyak.
Jumlah TKI yang sangat banyak inilah yang menjadi permasalahan penyelundupan ilegal ini saat ini. Di mana para tekong tak lagi memperhatikan kapasitas kapal dengan jumlah TKI yang akan berangkat.
"Kalau dulu, kami selalu perhatikan hal ini. Kalau melebihi kapasitas yah kami tidak akan berangkat. Kami juga melihat arus, cuaca. Pokoknya memperhatikan segala aspek keselamatan," ungkapnya.
Namun saat ini, hal itu yang sudah tak ada lagi. Para pemain TKI ini berbuat tak memperhatikan aspek kesalamatan, hanya untuk mengejar setoran. Sebab membawa TKI ini membutuhkan dana yang cukup banyak.
"Kapal saja ratusan juta harganya. Satu mesin saja puluhan juta harganya. Mereka kadang punya empat atau lima. Wuisss itu larinya macam peluru," ucapnya.
Para pengemudi kapal itu, katanya tak lagi memperkirakan arus sedang naik atau turun. Sering tekong TKI melawan arus, tanpa mempedulikan akibat dari risikonya. "Akibatnya yah ini, tenggelam," tuturnya. (ska/iil/JPG)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
