
Tiga pelajar yang tengah asyik pesta sabu di gedung PAUD Kelurahan Telukkabung Utara, saat diamankan Polsek Bungus Telukkabung, Kota Padang.
JawaPos.com - Kalau anak-anak bermain di gedung PAUD sudah biasa, karena di gedung terdapat tempat bermain bagi anak-anak. Namun apa jadinya kalau anak di bawah umur sengaja berdiam diri di gedung sekolah itu untuk berpesta sabu. Ini sangat mengejutkan orang tua dan sangat merusak masa depan anak itu sendiri.
Hal itu seperti hasil penangkapan aparat Polsek Teluk Kabung, Kota Padang yang meringkus tiga pelajar yang tengah asyik pesta sabu di gedung PAUD Kelurahan Telukkabung Utara, Minggu (22/1) pukul 01.00.
Ketiganya berinisial R (15), F (14) dan B (15) ditangkap bersama tersangka lain berinisial N (25). Setelah pengembangan kasus, polisi juga berhasil menciduk seorang bandar berinisial C (30) di kawasan Kampung Olo Kelurahan Teluk Kabung Tengah.
“Total kita mengamankan 5 orang penyalahgunaan narkoba dan satu di antaranya merupakan bandar,” ucap Kapolsek Bungus Teluk Kabung Kompol Hendri seperti dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (24/1).
Kompol Hendri mengatakan, penangkapan itu berawal dari keresahan masyarakat yang menyebutkan di lokasi kejadian sering dijadikan sebagai pesta narkoba. Menindaklanjuti laporan itu, Opsnal Polsek Bungus langsung mendatangi lokasi dan menemukan keempat pelaku sedang asyik mengkonsumsi narkoba jenis sabu.
Ketiga anak di bawah umur tersebut mengaku diajak N untuk mengkonsumsi barang haram tersebut. “Dari hasil pemeriksaan terhadap tiga pelajar itu, dia memperoleh sabu dari N dan membeli dari seorang bandar,” sambung Hendri.
Ternyata ketiga bocah itu mendapatkan barang haram tesebut dari seorang bandar berinisial C. Pelaku C berhasil dibekuk di rumahnya di kawasan Olo Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
Pelaku C merupakan pengedar narkoba jenis sabu di kawasan Bungus Teluk Kabung. Bersama pelaku ditemukan satu paket sabu, timbangan digital dan alat penghisap narkoba. “Pelaku ini sudah lama menjadi target dari Satuan Narkoba Polresta Padang. Kita yakin pelaku masih menyimpan narkoba namun hingga saat ini dia masih belum mengakuinya. Kita akan terus lakukan pengembangan,” ujarnya.
Dia mengatakan, narkoba telah menyasar generasi muda dan anak-anak sekolah. Para pengedar menggunakan modus memperkenalkan dan memberi narkoba dengan gratis kepada anak-anak sekolah.
“Narkoba itu sudah sangat meresahkan apalagi generasi muda dan pelajar. Ke depannya kita akan rutin melakukan penyuluhan narkoba ke setiap sekolah di kawasan tersebut. Di samping itu, kita juga akan menggandeng tokoh masyarakat serta orangtua untuk mengontrol penuh anaknya agar tidak terpengaruh penyalahgunaan narkoba,” ucapnya. (cr17/iil/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
