Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Januari 2017 | 02.45 WIB

Amankan Pilkada Aceh, Mabes Polri Kirim 1.900 Personel Brimob

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Mengantisipasi terjadinya gejolak selama proses Pilkada di Provinsi Aceh, Mabes Polri mengirim personel bantuan sebanyak 1.900 orang dari satuan Brimob.


Direktur Sabhara Baharkam, Mabes Polri Brigjen Aneka Pristafuddin, mengatakan pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Mabes Polri bakal tiba di Aceh pada Kamis (19/1)mendatang. “Nanti BKO akan datang anggota BKO 1900 personel,” ujar Brigjen Aneka Pristafuddin yang dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Rabu (18/1).


Disebutkan Aneka, bahwa kehadiran pasukan BKO itu merupakan sesuai permintaaan Polda Aceh untuk memperkuat satuan di tingkat Polres maupun Polsek.  “Mereka nantinya akan disebarkan ke Polres di seluruh Aceh sesuai kebutuhan sektor masing-masing,” sambungnya.


Dalam pengamanan Pilkada ini, kata Aneka, seluruh jajaran Polri tidak mengedepankan sikap arogan. “Semua aspek pengamanan dan penindakan, tidak boleh melanggar Protap yang berlaku. Utamakan pendekatan-pendekatan yang menyejukkan,” sebutnya.


Sejauh kondisi di sejumlah Aceh masih dalam kondisi aman dan kondusif. “Sejauh ini, tingkat kerawanan pelaksanaan Pilkada di Aceh masih terkendali, bahkan masih bisa dikatakan kondusif,” sebutnya.


Kendati demikian pihak petugas tidak boleh lengah dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi selama proses Pilkada hingga penetapan kandidat terpilih nantinya. “Semua kemungkinan kerawanan harus diantisipasi sejak dini, sehingga Pilkada damai benar-benar dapat terwujud di Aceh,” tegasnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Goenawan mengatakan, belum bisa memastikan sampai kapan 1.900 personel BKO akan ditugaskan di Aceh.


Dia memperkirakan hingga situasi Aceh benar-benar aman dan damai usai Pilkada. “Sampai situasi di Aceh kondusif dan aman, akan tetapi belum ditentukan sampai kapan,” ujarnya.


Goenawan mengatakan, pihaknya akan terus menganalisa lebih lanjut keamanan Pilkada Aceh. Jika keadaan Aceh membutuhkan pengamanan serius, maka pasukan BKO tersebut akan tetap dipertahankan.


“Kami akan menganalisa kembali, ya paling tidak dua bulan, dan itu masih perkiraan sementara. Tapi kalau situasi masih membutuhkan akan dipertahankan,” katanya. (ibi/mai/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore