
Polisi dan warga ketika mengevakuasi mayat korban tenggelam di Pantai Karanghawu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (15/1).
JawaPos.com - Warga pesisir Pantai Karanghawu Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang tergeletak di pesisir pantai sekitar pukul 09.40 WIB, Minggu (15/1). Warga yang melihat mayat tersebut kaget dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian. Terlebih, mayat itu kondisinya sudah rusak dan hingga saat ini belum diketahui identitasnya.
Polisi bersama Tim SAR Daerah (Sarda) Kabupaten Sukabumi dan Basarnas Sukabumi langsung mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Pelabuhanratu untuk dilakukan visum. “Dari hasil visum RSUD, mayat tersebut berjenis kelamin perempuan,” kata Ketua Sarda Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri, kepada Radar Sukabumi (Jawa Pos Grup), kemarin.
Dari keterangan yang dipaparkan dokter, pihaknya menduga jika mayat yang ditemukan itu merupakan korban kecelakaan laut yang hilang tujuh hari lalu di Pantai Kebon Kalapa Citepus. Ketika itu, salah seorang warga atas nama Nining (52), warga Kampung Cibunar RT 05/02 Desa Gedepangrango Kecamatan Kadudampit, hilang ditelan ombak.
“Selain sesuai SOP kita melakukan pencarian selama tujuh hari, penemuan mayat tersebut pun secara resmi menutup pencarian kami,” jelas Okih.
Namun demikian, pada proses identifikasi jenazah, pihak keluarga korban tenggelam yang dihadirkan di RSUD Palabuhanratu tidak mengenali jenazah tersebut.
Menurut pihak keluarga, Nining memiliki ciri-ciri tanda lahir di kaki (tanda hitam di punggung kaki kanan, red) dan tingginya berbeda. Nining lebih pendek dibanding jenazah yang ada di RSUD Palabuhanratu.
“Kami sudah mencoba menjelaskan bahkan pihak kepolisian pun ikut menegaskan jika kondisi jenazah yang sudah tujuh hari di air akan terdapat perubahan yang besar, namun pihak keluarga tetap menampik,” jelas Okih.
Dari hasil pantauan Radar Sukabumi, jenazah tanpa identitas tersebut langsung dimakamkan oleh pihak RSUD pada Minggu (15/1) sore.
Pihak kepolisian menyarankan agar jenazah tersebut dilakukan tes DNA untuk mengambil beberapa sampel dari tubuh jenazah. Hal itu dilakukan guna menguatkan mayat tersebut korban tenggelam atau bukan.(cr3/t/rs/mam/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
