
Ilustrasi
JawaPos.com - Sebuah speedboat yang berangkat dari Pantai Sarang Tiung Kab Kotabaru dikabarkan hilang ketika menuju Pulau Samber Gelap, Sabtu (31/12) lalu. Kapal yang hilang membawa pelancong dari Martapura Kab Banjar.
Kepala Satuan Polisi Perairan, AKP Toni Hartono, Pos Unit Patroli Pelabuhan Panjang menjelaskan, pihaknya menerima kabar kapal yang hilang tepat pukul 01.00 dini hari.
Dari kabar yang diterima, ada tiga kapal speedboat yang berangkat berbarengan menuju Pulau Samber Gelap. Kapal pertama, operator bernama Hendra membawa speedboat dengan nama Dolphine yang bertugas membawa barang-barang rombongan. Kapal kedua, operator bernama Mayun yang membawa penumpang dan kapal ketiga, operator bernama Ambo alias Abdurrahman.
"Kapal speedboat yang ketiga ini yang hilang," ujarnya.
Dari data yang dihimpun Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group) ada enam orang di speedboat yang hilang ini. Mereka adalah Alpian, H Alan, Hendra, Fahdi, Endi.
Ia menuturkan, ketiga kapal speed tersebut berangkat beriringan. Tapi, karena cuaca buruk dan diterpa hujan deras, ketiga kapal memutuskan untuk berhenti di Pulau Tanjung Kelapa. Setelah dirasa memungkinkan, ketiga speedboat kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pulau Samber Gelap.
"Kebetulan, speedboat yang dimotori oleh Abdurrahman yang satu-satunya membawa penerangan terlalu cepat sehingga meninggalkan kedua speedboat di belakangnya. Alhasil, speedboat yang tertinggal hanya mengandalkan lampu mercusuar yang kelihatan terang," ujarnya.
Tepat ketika dua speedboat sampai di Pulau Samber Gelap, pukul 19.30 Wita, speedboat pertama yang melaju kencang ternyata masih belum sampai.
Pukul 23.00 dua kapal yang lebih dahulu sampai mengabarkan ke pihak pengelola speedboat bahwa speedboat pertama itu hilang. "Kemudian pukul 01.00 dini hari, baru sampai ke tempat kami informasinya," ungkapnya.
Sampai berita ini diturunkan, aparat gabungan masih mencari di sekitar lokasi titik speedboat yang hilang. Kabarnya, cuaca di perairan Kotabaru memang kurang bersahabat.
"Masyarakat yang tinggal di pesisir atau pulau-pulau terdekat, begitu pula para nelayan, sudah kami informasikan. Yang apabila melihat sesuatu terkait informasi ini, bisa langsung mengabarkan ke tempat kami," pungkasnya.
Tim Rescue Pos SAR Kotabaru bersama unsur lainnya hingga berita ini diturunkan masih melakukan penyisiran mencari korban.
Tim Rescue melakukan penyisiran dari Tanjung Mangkok menuju pulau Samber Gelap. Kemudian penyisiran juga menuju arah barat daya Tanjung Kepala serta di sekitar kawasan Selata Sebuku. (war/gmp/by/ran/fab/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
