
Uang Rupiah edisi 2016
JawaPos.com BANDA ACEH - Masyarakat Aceh menegaskan, gambar pahlawan wanita dari tanah Rencong itu tidak bersumber dari orang yang bertemu langsung dengan Cut Meutia.
Sebab, Cut Meutia merupakan orang Aceh asli yang sangat menjunjungi tinggi adat dan agama Islam. Sehingga tatanan kehidupannya sangat lekat dengan syariah Islam. Maka tida mungkin dia tidak berhijab dalam kesehariannya.
Ketua Peubeudoh Sejarah Adat dan Budaya Aceh (Peusaba) Mawardi Usman menyebutkan, gambar lukisan sosok Cut Meutia yang digunakan di uang rupiah baru berpatokan dari penafsiran pelukis barat, yakni Belanda.
“Padahal kita yakini, sang pelukis itu sama sekali tak pernah bertemu Cut Nyak Meutia. Bagaimana bisa kita memakai penafsiran yang salah ini dan menjadikannya patokan terhadap pahlawan muslimah Aceh yang pasti berjilbab,” terangnya yang dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Kamis (22/12).
Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) dan pemerintah baru saja meluncurkan uang rupiha edisi terbaru.
Uang edisi 2016 itu menampilkan 12 gambar pahlawan Indonesia, gambar tari nusantara dan pemandangan alam Indonesia.
Gambar pahlawan yang digunakan untuk uang pecahan Rp 100 ribu tetap memakai gambar Soekarno dan Moahmmad Hatta; pecahan Rp 50 ribu menampilkan gambar Djuanda Kartawidjaja.
Pecahan Rp 20 ribu menggunakan G.S.S.J Ratulangi; pecahan Rp 10 ribu terdapat gampar pahlawan Frans Kaisepo; di Rp 5 ribu memakai KH. Idham Chalid, pecahan Rp 2 ribu terdapat Mohammad Hoesni (MH) Thamrin dan pecahan Rp 1.000 satu-satunya memanfaatkan gambar pahlawan perempuan dari Aceh, Tjut Meutia. (min/iil/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
