Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Desember 2016 | 16.42 WIB

Kebakaran Singa Karti, Puluhan KK Kehilangan Tempat Tinggal

Amukan si jago merah di permukiman padat penduduk membuat puluhan KK di Jalan Durian, Gang Baru, RT 06 kehilangan tempat tinggal. - Image

Amukan si jago merah di permukiman padat penduduk membuat puluhan KK di Jalan Durian, Gang Baru, RT 06 kehilangan tempat tinggal.

JawaPos.com - Kobaran api mengamuk di Jalan Durian, Dusun Singa Karti, Desa Sangatta Utara Senin (12/12) kemarin pukul 09.00 Wita. Akibatnya, dua rumah pribadi dan dua barakan 10 pintu ludes terbakar. Puluhan kepala keluarga (KK) pun kehilangan tempat tinggal.



Bedasarkan informasi yang dihimpun, api diketahui pertama kali muncul dari bagian dapur barakan yang dihuni Lek Min, yang saat itu tidak berada di tempat. Seketika itu pula tiga pintu barakan lainnya yang berada dalam satu bangunan milik Rabiah dan H Rasmin ikut terbakar.



“Api muncul tiba-tiba dari bagian dapur barakan kamar nomor 1. Tak lama, ada ledakan, padahal, penghuni barakan sedang tidak ada di tempat saat itu,” kata saksi Sulaiman dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos group).



“Kami juga tidak tau penyebab kebakarannya. Ada yang bilang karena korsleting listrik, tapi ada juga yang bilang karena kompor gas. Tapi yang jelas, apinya muncul dibagian dapur barakan di kamar nomor satu,” sambungnya.



Dari pantauan di lokasi, cepatnya api merambat ke bangunan lain disebabkan angin kencang, menyebabkan satu bangunan barakan tingkat dua dengan enam pintu, beserta dua rumah tunggal yang berada di samping kiri kanan barakan, ludes dalam waktu cepat. Apalagi, bangunan disekeliling bangsalan juga berbahan dasar kayu. 



Sebelum petugas pemadam tiba di lokasi kejadian, warga setempat berusaha menjinakan api dengan menggunakan Alkon milik salah seorang warga. Namun sayang, meski telah bahu membahu, kobaran api yang terlanjur sudah membesar sulit dipadaman.



“Untung kita pakai Alkon tadi untuk memadamkan apinya, kalau tidak, semua rumah yang ada di sekitar lokasi kebakaran ini sudah rata dengan tanah. Karena pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kebakaran," kata salah seorang saksi lainnya.



Api baru dapat dijinakkan satu jam kemudian, setelah mobil pemadan datang ke TKP melakukan pemadaman. Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (jn/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore