
Amukan si jago merah di permukiman padat penduduk membuat puluhan KK di Jalan Durian, Gang Baru, RT 06 kehilangan tempat tinggal.
JawaPos.com - Kobaran api mengamuk di Jalan Durian, Dusun Singa Karti, Desa Sangatta Utara Senin (12/12) kemarin pukul 09.00 Wita. Akibatnya, dua rumah pribadi dan dua barakan 10 pintu ludes terbakar. Puluhan kepala keluarga (KK) pun kehilangan tempat tinggal.
Bedasarkan informasi yang dihimpun, api diketahui pertama kali muncul dari bagian dapur barakan yang dihuni Lek Min, yang saat itu tidak berada di tempat. Seketika itu pula tiga pintu barakan lainnya yang berada dalam satu bangunan milik Rabiah dan H Rasmin ikut terbakar.
“Api muncul tiba-tiba dari bagian dapur barakan kamar nomor 1. Tak lama, ada ledakan, padahal, penghuni barakan sedang tidak ada di tempat saat itu,” kata saksi Sulaiman dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos group).
“Kami juga tidak tau penyebab kebakarannya. Ada yang bilang karena korsleting listrik, tapi ada juga yang bilang karena kompor gas. Tapi yang jelas, apinya muncul dibagian dapur barakan di kamar nomor satu,” sambungnya.
Dari pantauan di lokasi, cepatnya api merambat ke bangunan lain disebabkan angin kencang, menyebabkan satu bangunan barakan tingkat dua dengan enam pintu, beserta dua rumah tunggal yang berada di samping kiri kanan barakan, ludes dalam waktu cepat. Apalagi, bangunan disekeliling bangsalan juga berbahan dasar kayu.
Sebelum petugas pemadam tiba di lokasi kejadian, warga setempat berusaha menjinakan api dengan menggunakan Alkon milik salah seorang warga. Namun sayang, meski telah bahu membahu, kobaran api yang terlanjur sudah membesar sulit dipadaman.
“Untung kita pakai Alkon tadi untuk memadamkan apinya, kalau tidak, semua rumah yang ada di sekitar lokasi kebakaran ini sudah rata dengan tanah. Karena pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kebakaran," kata salah seorang saksi lainnya.
Api baru dapat dijinakkan satu jam kemudian, setelah mobil pemadan datang ke TKP melakukan pemadaman. Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (jn/fab/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
