
Foto Prawedding Yusra Fitriani dan Suharnas.
Rencana besar dalam hidup Yusra Fitriani (31) akan mengakhiri masa lajangnya pada Rabu (7/12) berubah sejekap menjadi duka. Setelah gempa berkekuatan 6,5 SR di Rabu dini hari itu membuat dirinya urung dipersunting oleh Suharnas (33).
Amrizal Arnida - Meureudu, Aceh
Rencana pernikahan itu dirancang setelah Suharnas meminangnya dirinya awal November lalu . Namun pada hari itu, Harnas--begitu Suharnas disapa, ikut menjadi salah satu korban tewas terkena reruntuhan ruko usai Pidie Jaya dilanda gempa.
“Saya kaget saat tempat tidur berguncang keras. Rumah juga ikut bergoyang. Panik, kami yang berada di rumah berlarian ke luar rumah,” kenang Yusra Fitriani yang dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Sabtu (10/12).
Pascagempa yang terjadi pukul 05.03 WIB, Fitri dan keluarga lainnya di Banda Aceh pulang untuk melihat kondisi rumahnya.
Rencananya mereka akan melanjutkan aktifitas dan menunaikan salat Subuh. Usai salat subuh mereka akan mempersiapkan segala sesuatu untuk acara pernikahan yang akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB.
Pagi itu Fitri--begitu dia disapa belum mendapat kabar apapun soal dampak dari gempa.
Namun beberapa saat kemudian kabar menyebar dengan cepat. Gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) tersebut ternyata menghancurkan sebagian bangunan di Kota Meureudu, Ibu Kota Kabupaten Pidie Jaya.
Kota itu merupakan tempat tinggal calon suaminya, Suharnas.
Ketika itu Fitri masih tak berprasangka buruk terhadap kota berjarak kurang lebih 170 Km dari Banda Aceh.
“Lalu berita mengejutkan itu datang. Seorang tetangga mengabarkan kalau barisan Ruko di tempat Bang Harnas tinggal rubuh dan hancur,” ungkapnya seraya mengusap matanya yang mulai berkaca-kaca.
“Yah, jak tanyoe kaloen Bang Harnas. Kiban keuadaan gobnyan. Peu na seulamat (Yah, nanti kita lihat Bang Harnas. Bagaimana keadaan mereka. Apa selamat),” sambung Fitri saat itu sembari mengajak ayahnya untuk menuju Pasar Kota Meureudu.
Semula ajakan Fitri ini ditahan oleh keluarga dan beberapa kerabat. Mereka meminta Fitri untuk tidak pergi. Mereka menyarankan, biar ayahnya dan beberapa anggota keluarga lainnya yang berangkat ke Meureudu. Namun dia bersikeras untuk ikut.
Sesampai di Meureudu Fitri dan kerabat keluarga melihat kondisi mencekam di rumah calon suaminya. Sang calon suami ikut menjadi salah satu korban yang dievakuasi tim SAR bersama tujuh anggota keluarga lainnya.
“Sinyak karap pangsan wate kalon Ruko lakoe jieh ka rata ngon tanoeh (Sinyak—panggilan sayang orang tua untuk anaknya di Aceh—hampir pingsan saat melihat Ruko calon suaminya sudah rata dengan tanah),” ujar M Yunus, orangtua Fitri.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
