Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Desember 2016 | 00.57 WIB

Warga Bakar Rumah yang Dijadikan Tempat Maksiat dan Perdukunan

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Sebuah rumah semi permanen di Purwakarta hancur gosong dibakar warga, Selasa (6/12). Warga menduga rumah tersebut dijadikan tempat maksiat dan praktik perdukunan.



Rumah tesebut berada di sebuah lahan kosong di Kampung Wijaya Kusumah , Nagri Tengah, Purwakarta.



Warga marah sebab rumah tersebut kerap dijadikan tempat maksiat. Seperti berjudi hingga minum-minuman keras. Belakangan muncul seorang pria yang membuka praktik perdukunan. Hal itu memantik kemarahan warga hingga terjadi pembakaran.



Lurah Nagri Tengah Suherman menuturkan, sebelum warga beraksi, pihaknya tak dapat menertibkan bangunan tersebut dengan alasan bangunan didirikan di lahan milik perorangan. Rumah kosong itu sudah ada bertahun-tahun.



"Awalnya berdiri di atas tanah milik H Halimi, namun kepemilikan tanah tersebut sekarang berpindah tangan menjadi milik H Ahmad,” ungkap Suherman.



Sementara itu, Camat Purwakarta Yudi Herdiana mengatakan, pembongkaran bangunan yang dianggap meresahkan tersebut murni inisiatif warga.



“Informasi yang saya dapat, warga memang berinisiatif membongkar rumah tersebut karena geram adanya praktik perdukunan dan sering dijadikan tempat maksiat di malam hari,” pungkasnya. (dri/pojokjabar/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore