
WNI yang tinggal di Sandakan, Malaysia dipulangkan ke Nunukan karena tak memiliki izin tinggal selama di Malaysia.
JawaPos.com - Pemerintah Malaysia kembali melakukan deportasi terhadap Buruh Migran Indonesia (BMI) yang tersandung berbagai kasus di Malaysia. Tak tangung-tangung, deportasi dilakukan tiap minggu dengan jumlah deportan hingga ratusan orang.
Kali ini, ada 33 orang yang dipulangkan dari Sandakan, Sabah, Malaysia menggunakan Kapal Motor (KM) Labuan Express pada Kamis (1/11) malam. BMI yang dipulangkan paksa ini tersandung sejumlah kasus dan telah menyelesaikan masa hukumannya di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Sandakan, Malaysia.
Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Nasution mengatakan, saat ini Pemerintah Malaysia tiap minggu melakukan deportasi. Terkadang dalam seminggu dilakukan dua kali dan masih banyak BMI yang ditahan di beberapa PTS wilayah Sabah.
“Hari Kamis sudah langganan untuk deportasi, namun kali ini tidak terlalu banyak, tidak sampai ratusan orang,” kata Nasution kepada Radar Nunukan (Jawa Pos Group), Senin (5/12).
Seperti deportasi sebelumnya, kasus keimigrasian masih mendominiasi, deportasi kali ini dari 33 orang melakukan pelanggaran keimigrasian. Sedangkan, untuk kasus lainnya, seperti narkoba dan kasus kriminal tidak ada.
“Kali ini juga tidak ada anak-anak yang ikut dideportasi, dari 33 orang itu ada 28 laki-laki dan lima orang perempuan dewasa,” ujar Dion sapaan akrabnya.
Ketika para BMI masih memiliki keberanian untuk ke Tawau dengan jalur ilegal, maka deportasi tidak akan pernah berhenti. Banyak WNI yang ke Tawau tanpa memiliki dokumen lengkap, sehingga ketika saat bekerja dan didatangi aparat kepolisian Malaysia tentu tidak dapat berbuat banyak ketika tidak bisa memperlihatkan paspor. (*/nal/eza/fab/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
