Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 November 2016 | 10.29 WIB

Unik, Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Raya

Warga menanam pohon pisang di ruas jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru - Image

Warga menanam pohon pisang di ruas jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru

JawaPos.com PEKANBARU - Apa yang dilakukan warga di Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru ini cukup aneh mengelitik. Mereka menanam pohon pisang di tengah badan jalan.



Tindakan mereka itu menunjukkan rasa kesal terhadap pemerintah yang membiarkan jalan rusak hingga berlobang. Akibatnya atas kerusakan itu, lalu lintas jadi terganggu dan menimbulkan kemacetan.



Apalagi ketika hujan, jalan rusak itu digenangi air dan membahayakan terhadap keselamatan para pengendara.



Mira (33), salah seorang warga mengaku sedih melihat kondisi jalan tersebut. Setelah lama mengalami kerusakan, jalan itu tak juga  diperhatikan oleh pemerintah.



"Rusaknya sudah lama. Sudah ditimbun dengan tanah. Tapi rusaknya sangat parah ditambah kondisi selalu hujan. Makanya warga memprotesnya dengan cara menanam pisang," jelas Mira dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Senin (21/11).



Dia mengaku tidak mengetahui siapa warga yang menanam dua batang pohon pisang pada dua lubang jalan tersebut. Hanya saja pada paginya pohon pisang tersebut sudah ditanam warga sekitar.



"Kemarin belum ada. Mungkin tadi malam ditanam. Ya harus gimana lagi, mungkin orang sudah geram," ungkapnya.



Dikatakannya, selama jalan rusak ini, Mira mengakui belum ada melihat pihak pemerintah melakukan perbaikan dan pemantauan ke lokasi. Bahkan kalau kondisi banjir air selalu masuk ke dalam rumah tempat tinggal mereka.



Sebagaimana diketahui, pohon pisang ditanam tepatnya pada lubang yang menganga besar di Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan.



Bahkan, setiap harinya jalan selalu macet parah hampir 24 jam. Hal itu dipicu banyaknya lubang besar menganga di badan jalan yang harus dihindari pengendara.



Jalan nasional itu mengalami rusak parah sudah cukup lama. Namun, tidak mendapat perhatian dari pemerintah melalui dinas terkait.



Ironisnya, Ssaat itu tidak ada pihak kepolisian yang mengurai kemacetan. Hanya saja beberapa sopir truk bertonase turun ke jalan mengalihkan kendaraan.



Itupun sulit untuk bergerak. Karena sedikit saja masuk kelubang bisa mengakibatkan bahaya. Bahkan, beberapa hari belakangan banyak warga yang jatuh terperosok ke dalam lubang tengah jalan.



Menurut keterangan warga sekitar, bahwa jalan yang rusak ini sudah cukup lama dibiarkan. Seperti yang disampaikan "Kami harapkan secepatnya diperbaiki. Kalau tidak makin parah dan macet terus," harapnya. (man/azr/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore