
Rusuh The Jakmania Vs Warga
JawaPos.com - Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus membeberkan pemicu kericuhan antara The Jakmania atau suporter Persija Jakarta dengan warga di kawasan Kecamatan Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (7/11) sore.
Dikatakannya, pemantik rusuh antara warga dan The Jakmania adalah ketika empat unit bus yang mengangkut The Jak berhenti di bawah jalan layang Desa Lung Benda.
"Di sana ada pedagang asongan yang mengenakan baju Persib Bandung, lalu mereka (The Jak) menyerang menggunakan batu dan petasan ke arah warga," kata Yusri saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (7/11).
Atas penyerangan itu, lanjut Yusri, ada enam rumah warga yang rusak akibat terkena lemparan batu dan petasan. "Masing-masing milik Ahmadi, Buang, Sukana, Sudirman, Tarmudi dan Ahmad. Semuanya rusak di genteng," beber dia.
Kerusuhan The Jakmania itu berhadapan dengan warga tiga desa yakni Desa Kempek, Desa Tegalkarang dan Desa Lung Benda.
Kejadian ini lantas bisa diredam oleh petugas yang kebetulan mengawal The Jak yang usai menyaksikan Persija melawan Persib yang bertanding di Solo.
Bus lantas kata Yusri melanjutkan perjalanan. Sesampainya di pintu tol Palimanan, warga malah mengejek The Jak. Atas kejadian itu, The Jak mengamuk dan menyerang warga.
"Atas insiden itu, ada korban jiwa dari The Jal, sejumlah warga juga luka-luka," kata Yusri.
Korban meninggal adalah Harun Al Rasyid (28) berasal dari Duren Sawit, Jakarta Timur, Untuk luka-luka ada Bahrun (34), Sanudin (55), dan Bakrun (47) yang merupakan warga sekitar.
Dari kubu The Jak juga ada yang terluka mereka adalah Muzaki (18), Iqbal (20), Raynaldi Setiawan (21) dan Arfan Maulana (48).
"Sekarang kondisi sudah kondusif. Polisi sudah bisa mengamankan dan arus lalu lintas lancar," sambung dia. (elf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
