Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 November 2016 | 08.06 WIB

Berobat Ingin Punya Momongan, Si Dukun Malah Tega Memperkosanya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com  SEMIDANG ALAS MARAS- Ulah dukun yang satu ini, Ha (55) warga Desa Sendawar Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) benar-benar kelewatan.  



Dipercaya banyak orang mampu menyebuhkan berbagai penyakit, bahkan  bisa membantu pasangan suami isteri yang ingin punya keturunan, Ha malah melakukan aksi tak senonoh terhadap pasiennya. 



Ha diduga telah memperkosa RA (20), warga  Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan, yang berobat ingin mendapatkan keturunan.



Kejadian dugaan perkosaan itu bermula saat korban bersama dengan suaminya datang ke rumah Ha di Sendawar pada Sabtu (29/10) sekitar pukul 19.30 WIB. 



Korban bersama suaminya meminta bantuan agar segera punya keturunan. Kemudian korban bersama dengan suaminya diajak mengobrol di ruang tamu. 



Tidak lama setelah itu, Ha mengajak korban ke belakang rumahnya  di kebun sawit. Sedangkan suami korban tetap diminta menunggu di rumah. 



Saat di kebun sawit inilah, si dukun bukannya mengobati sang pasien, tapi malah  memperkosa korban secara paksa. Korban tidak bisa melawan karena paksaan Ha seta kalah tenaga. 



Saat melakukan  perkosaan, Ha sempat mengatakan  korban jangan melawan jika memang ingin punya anak. Namun korban tetap meronta sekuat tenaga. Meskipun akhirnya terjadi perkosaan tersebut.



Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya,  korban langsung menceritakannya kepada suami korban yan ada di ruang tamu. Nyaris terjadi keributan dirumah dukun cabul tersebut. 



Apalagi saat suami korban melihat pakaian istrinya dalam kondisi kotor. Namun keduanya memilih untuk pulang kerumahnya di Kecamatan Pino Raya.



Karena tidak terima, korban kemudian mengadukan dugaan permekosaan yang dialaminya ke Pores Seluma pada Minggu (30/10) sekitar pukul 16.30 WIB. 



Kapolres Seluma AKBP Raden Tri Wahyu Budiyanto SIK MM didampingi Kasat Reskrim AKP Margopo dan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Bripka Situmorang membenarkan mengenai adanya pengaduan korban tersebut. 



“Korban melapor bersama dengan suaminya serta keluarganya. Korban tidak terima karena sudah diperkosa oleh dukun yang didatanginya. Karena niatnya korban ingin berobat agar mendapatkan anak,” tegas Kanit PPA seperti dikutip Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group), Selasa (2/11).



Hingga kemarin, polisi masih menindaklanjuti kasus ini, dan segera menangkap tersangka berdasarkan laporan korban. Beberapa saksi pun sudah dimintai keterangan atas kejadian itu.(333/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore