Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Desember 2015 | 11.05 WIB

Korban Gantung Diri Diduga Alami Depresi Berat

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kasus gantung diri yang dilakukan Sintiawati (14) warga Jalan Sunu IV, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/12), mendapat perhatian publik. Sebelum kejadian, korban sempat dimarahi ibunya karena merusak ponsel ayahnya.   



Menurut pakar psikologi, merusak ponsel diduga bukanlah satu-satunya alasan korban nekat menghabisi nyawanya sendiri. Melainkan, merusak ponsel hanya pemicu bunuh diri. 



Dosen Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM), Dianovita mengatakan, korban itu diduga mengalami depresi berat. Kemungkinan besar, korban selalu dimarahi dan menjadi beban untuk sang anak. 



"Tidak mungkin kalau hanya masalah merusak ponsel dia melakukan hal yang demikian. Ada kemungkin anak itu orang tertutup sehingga dia merasa menanggung semua bebannya sendirian," jelasnya. 



Dianovita mengatakan, kondisi psikologis remaja perempuan memang kerap emosional. Oleh karena itu, menghadapi anak remaja itu harus dengan pendekatan tertentu. 



"Kita juga harus memberikan pengertian yang baik bagaimana sikap yang harus dia ambil dalam menyelesaikan masalah," ucap Dian. (mp11/eka/JPG)

Editor: Husain
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore