
Ada jual beli miras di atas kapal Pelni di pelabuhan Jayapura, Papua.
Jawapos.com PAPUA--Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Papua, menemukan indikasi perdagangan minuman keras di atas kapal penumpang milik PT Pelni. Disinyalir, praktek jual beli Miras di atas kapal ini sudah berlangsung lama.
Jajaran Polsek KPL mendapati 20 botol minuman keras jenis Vodka yang dikemas dengan lakban dan disimpan di bawah tempat tidur yang ada di atas Kapal KM Labobar. Diduga miras ini adalah sisa yang belum terjual di atas kapal.
Perdagangan miras ini diyakini dilakukan di hampir semua kapal. Dibawa oleh penumpang yang masuk pelabuhan Jayapura. Di atas kapal, penumpang diam-diam melakukan transaksi jual beli kepada penumpang.
Karena keuntungan memang mengiurkan, terutama dari miras jenis Vodka dan Wiski Robinson. Saat dijual di atas kapal, harga jual bisa naik dua kali lipat.
Dari beberapa sumber yang ditemui Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), menyebutkan miras-miras itu biasanya dibeli dari daerah seperti Sorong, Biak dan Serui. Atau kemungkinan dari Jawa atau Makasar, namun dijual saat mulai masuk perairan Papua.
Seorang buruh tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Jayapura, Felix Rumbiak mengakui bahwa aktivitas jual beli miras di atas kapal Pelni, sudah lama dan biasa terjadi.
''Hampir semua kapal yang masuk ke Pelabuhan Jayapura, ada yang melakukan penjualan minuman keras di atas kapal, apalagi saat penumpang di kapal sedang banyak, miras pasti banyak dijual juga,'' ungkapnya.
Hal senada juga dibenarkan seorang petugas PT Pelni, Senti Rapami. Dia mengakui bahwa minuman keras yang sering dijual di atas kapal itu bukan berasal dari Kota Jayapura. Sebab untuk harga miras di Jayapura cukup mahal dan pengawasan dari petugas juga cukup ketat.
''Jadi untuk penjualan Miras di Kapal itu bukan dari pelabuhan Jayapura, tetapi dari luar Jayapura sebab harga miras di Kota Jayapura terlampau mahal berbeda dengan daerah –daerah lain,'' bebernya.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea dan Cukai Jayapura, Tri Surya Widodo berjanji pihaknya akan meningkatkan pengawasan terkait kasus ini.(tri/afz/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
