
DILEDAKKAN: Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan menenggelamkan enam kapal ikan ilegal berbendera negara Vietnam di perairan pulau Momoi Batam, Sabtu (31/10).
JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menenggelamkam enam Kapal Ikan Asing (KIA) milik negera Vietnam, Sabtu (31/10). Sebelumnya KKP juga menenggelamkan 12 kapal perikanan ilegal pada Senin (19/10) dan Selasa (20/10).
Penenggelaman kapal dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB di antara pulau Raja, Momi dan Awi. Penenggelaman dilakukan dengan menggunkan dinamit yang memiliki daya ledak rendah.
Kapal-kapal yang ditenggelamkan yakni KM BV 95228 TS (35 GT), KM BV 95472 TS (32 GT), KM BV 95632 TS (36 GT), KM BV 75169 TS (32 GT), KM BV 95609 TS (36 GT), dan KM BV 95038 TS (35 GT).
KIA tersebut tertangkap Kapal Pengawas (KP) Hiu Macan 005 milik KKP di perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) sekitar perairan Anambas Kepri, Kamis (1/8).
"Keenam kapal tersebut diawaki 43 orang Warga Negara Asing (WNA) Vietnam," ujar Dirjen Penanganan Pelanggaran PSDKP KKP, Tyas Budiman, Sabtu (31/10) pukul 11.00 WIB kemarin.
Tyas mengatakan, kapal-kapal tersebut sudah melakukan penengkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) menggunakan alat tangkap pancing rawai tanpa dilengkapi dokumen perizinan.
"Keenam kapal tersebut merupakan barang bukti yang dalam masa proses penyidikan atau belum memiliki kekuatan hukum tetap, namun telah mendapatkan penetapan dari Ketua Pengadialan Negeri Batam untuk dimusnahkan," ungkat Tyas. (cr14/hsn/JPG)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
