
JADI SOROTAN: Kanwil Kemenhumham Kaltim saat melakukan razia mendadak di Lapas Tarakan kemarin.
JawaPos.com – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Timur (Kaltim) kecewa dengan pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Balikpapan.
Saat tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang tergabung dalam tim pengawasan, sedikitnya 7 warga binaan lapas dinyatakan positif mengonsumsi kandungan jenis obat terlarang. Beberapa narapidana juga positif mengandung amfetamine dan metamine.
“Jika yang dinyatakan positif adalah narapidana, sanksinya tidak akan diberikan remisi selama setahun. Jika yang melakukan kesalahan adalah petugas, tentu akan dilakukan tindakan sanksi administratif berupa penurunan pangkat. Sanki terberat pemecatan untuk kasus yang tidak dapat ditoleransi!” jelas Kepala Kemenkumham Kaltim Djoko Setiyono, Jumat (21/8).
Pada saat razia, tim dari Kemenkumham menurunkan 18 orang personel. 4 orang di antaranya anggota BNN. Pihaknya berjanji, akan kembali melakukan razia-razia mendadak ke lapas-lapas.
“Hasil ini menjadi catatan kami dan menjadi bahan evaluasi pada saat pengawasan berikutnya. Apakah sudah ada perbaikan atau belum,” ujarnya. (dsh/ddq/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
