
Pameran berjudul Suddenly Monster yang menampilkan karya Hana Madness di GanaraxArtspehre, Senayan City. (Arya Darmaja for Jawa Pos)
JawaPos.com – Hana Madness menggelar pameran mini di GanaraxArtsphere, Senayan City. Pameran yang berlangsung hingga Januari 2020 ini bertajuk Suddenly Monster. Menggunakan ruang pamer yang tak begitu luas, pameran ini tidak hanya menyajikan koleksi-koleksi aklirik di atas kanvas karya Hana Madness. Sebuah mural yang membentang di dinding ruang pamer ikut Hana hadirkan.
’’Mural ini kukerjakan selama tiga hari,’’ kata Hana di sela pembukaan pameran. Adi Cumi menjadi awak produksi andalan Hana dalam mengerjakan mural berisi figur-figur karakter khas Hana Madness itu. Mulanya, mural serupa hendak dikerjakan Hana pada dinding luar GanaraxArtspehre. Namun, rencana itu terpaksa dibatalkan akibat keterbatasan waktu pengerjaan.
Suddenly Monster menampilkan karya-karya Hana dalam tiga tahun terakhir. Seniman yang juga dikenal sebagai aktivis kesehatan jiwa ini setia berkutat dengan ide memindahkan teror kegelisahan dirinya sebagai orang dengan bipolar ke atas kanvas. Sumber-sumber kegelisahan itu Hana wujudkan seturut karakter masing-masing ke dalam bermacam figur. Uniknya, figur karakter ciptaan Hana yang berangkat dari persoalan serius kejiwaannya tersebut justru berwujud menggemaskan dan jauh dari menyeramkan.
Kumpulan monster mungil yang hadir bersama warna-warna pastel itu menunjukkan cara Hana menghadapi kegelisahannya. Bukan lagi untuk dilawan atau dituruti, melainkan dipahami dan diantisipasi. Lewat cara itu, Hana dapat lebih tenang melewati jungkir balik mood yang niscaya dialami oleh orang dengan bipolar. ’’Mereka sahabat saya,’’ katanya.
Photo
Suddenly Monster menjadi pameran mini Hana Madness yang menyajikan karya di atas kanvas dan mural. (Arya Darmaja for Jawa Pos)
Hana Alfikih, nama lahirnya, menjadi salah satu seniman Indonesia yang kerap menggelar karyanya di mancanegara. Dalam dua tahun terakhir, karya akrilik di atas kanvasnya pernah hadir dalam Hidden Artist Festival di Korea Selatan dan Take Over Festival di London. Di kurun waktu yang sama, Hana juga sempat menghadirkan karya kolaborasi berupa film dokumenter di Jerman, Australia, dan Inggris.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
