alexametrics

Sajak Kedung Darma Romansha

15 November 2020, 15:24:55 WIB

Nasihat-Nasihat yang (Di-)lewat(-kan)

Prolog

seseorang telah memasuki mulutnya

dan dari mulutnya nasib berubah.

ia keluar dari mulut rumahnya

dengan kembang mekar di mulutnya.

dan karena mulut ia rela mulutnya dimasuki

dan karena mulut ia kehilangan mulutnya.

sebab cinta datang dari kantong ke kutang

sebab cinta datang dari mulut ke mulut.

ia memelihara cinta sinetron dunia ketiga

tapi cintanya remuk di musim ketiga.

karenanya aku perkenalkan

namanya Rasmini

dari Desa Cangkemkromod, Blok Bojongtingting,

Indramayu.

 

1. Pergi Perawan, Pulang Janda

bagaimana mungkin kau tahu

bahwa nasihat pantat truk

adalah sebuah kebetulan.

ia lahir dari jiwa yang murni

lebih murni dari penyair yang menulis puisi cinta.

bagaimana mungkin kau tahu

bahwa Rasmini menginginkan mempunyai ayah

yang berpura-pura sakit

untuk merayunya menjadi TKW di Arab Saudi.

ia tak mau patuh pada hati yang ringkih

dan mudah masuk angin.

ia tak meminta lahir dari TOA industri

yang memaksanya menjadi babu di luar negeri.

ia hanya perlu kosmetik untuk menggambar wajahnya

berharap orang datang melamarnya.

tapi ia tak mengerti

bagaimana hidup di tengah kosmetik dan tekanan sepi.

ia membuka pintu

agar semua orang masuk.

tapi ia sendiri terkunci

di rumahnya sendiri.

 

2. Pilkada (Kalau Jadi, Pasti Lupa)

Pil KB (Kalau Lupa, Pasti Jadi)

a. Pil KB

aku pernah lupa menaruh kunci di dalam hatimu

kau pikir aku sengaja menaruhnya

supaya kau bisa memasukinya.

kau tak tahu rumahku adalah ruang tamu

setiap orang boleh singgah

bahkan sekadar untuk membuang sampah.

sebelum memasuki rumahku

telah kusediakan keset bagi siapa saja

untuk membersihkan kakinya dari segala hantu

juga namamu.

tak perlu ketuk pintu

masuk saja

dan kau hanya perlu menyiapkan ruang kosong dalam dirimu.

sebab itulah alasan kau lupa

bahwa kunci rumahmu ada yang mencuri.

sebab hidup tak sesederhana yang diucapkan

dan tak segawat yang ditafsirkan.

b. Pilkada

apa yang membuatmu lupa

ketika orang menandai hatimu

dengan tinta biru?

dengan cinta yang gompal di jalan aspal

atau keringat yang dikuras dari sumur

lalu disedot pohon-pohon beton

yang mengangkangi kepala mereka.

apa yang membuatmu lupa

ketika spanduk dipasang di perempatan jalan,

di rumah-rumah ibadah.

sementara Tuhan sudah lama tidur

sejak pengeras suara memanggilmu di pengajian-pengajian

dan namamu lebih banyak disebut ketimbang

Tuhanmu yang kau ghasab namanya.

lalu apa yang membuatmu lupa buta

bahwa Rasmini ada di setiap rumah ibadah.

 

3. Aku Kudu Kerja Keras,

soale Pensil Alis lan Wedakmu Ora Ditanggung BPJS

Rasmini, gigi trukku ada dalam kendali tanganmu

usap-usaplah jika lelah.

jangan tambah gigi melulu

nanti solarnya cepat habis

sebab cintaku tak lebih dari harga solar

naik-turun bergantung pasar politik.

kau tahu, Rasmini

politik itu seperti mobil sedan

yang tiba-tiba memotong jalan.

lebih berbahaya dari emak-emak yang menaiki motor

dengan lampu sen ke kiri padahal belok kanan.

aku pastikan cintaku tak akan tertinggal di jalan

sebab hatiku telah menempel di senyummu,

juga suara dan goyanganmu.

Jogja, 2019

KEDUNG DARMA ROMANSHA

Lahir di Indramayu. Dia bersama kawan-kawan muda Indramayu mendirikan komunitas ”Jamaah Telembukiyah” yang bergerak di bidang sastra dan sosial. Novelnya yang berjudul ”Telembuk (Dangdut dan Kisah Cinta yang Keparat)” masuk lima besar Kusala Sastra Khatulistiwa dan buku rekomendasi Tempo 2017. Baru-baru ini, buku kumcer pertamanya ”Rab(b)i” terbit. Selain itu, dia mengelola komunitas Rumah Kami di Jogjakarta.

Baca juga: Nenek Tak Ingin Pulang

Catatan

  • Ghasab: Mengambil tanpa izin, tetapi dikembalikan lagi tanpa sepengetahuan yang punya.
  • Aku Kudu Kerja Keras, soale Pensil Alis lan Wedakmu Ora Ditanggung BPJS: Aku Harus Kerja Keras, soalnya Pensil Alis dan Bedakmu Tidak Ditanggung BPJS.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra



Close Ads