Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Maret 2020 | 06.02 WIB

Bertubi Puisi Kala Pandemi

D.S Aji dan Putri Lestari membacakan puisi karya W.S Rendra yang diterjemahkan ke dalam Bhasa Jawa berjudul Pituture Copet Marang Dhemenane. (Arya Darmaja for Jawa Pos) - Image

D.S Aji dan Putri Lestari membacakan puisi karya W.S Rendra yang diterjemahkan ke dalam Bhasa Jawa berjudul Pituture Copet Marang Dhemenane. (Arya Darmaja for Jawa Pos)

JawaPos.com – Banyak puisi bermunculan dalam jaringan internet dan media sosial pada pekan terakhir Maret. Ada yang menggunakan Instagram, Youtube, dan lainnya. Tidak semua bertema Korona dan tak semua muncul dari penyair. Mantan Wakil Presiden Jusu Kalla salah satunya. Ia menulis puisi berjudul Corona Virus. Puisi tersebut muncul dalam akun Instagram Jusuf Kalla dan terus mendapat komentar maupun tanda suka dari warganet.

Bukan hanya Jusuf Kalla yang berpuisi melalui jejaring internet saat pandemi Covid-19 belum berlalu di ujung Maret. Sejumlah penyair juga membagikan puisi lewat dunia maya. Di Riau, Marhalim Zaini mengunggah pembacaannya atas puisi karya W.S Rendra berjudul Doa di Jakarta. Di Bogor, pegiat sastra kampus Arief Sufyan membacakan karya Subagio Sastrowardoyo berjudul Manusia Pertama di Angkasa Luar.

Pembacaan puisi juga dilakukan secara langsung melalui Instagram yang dimoderatori akun @infosastra dengan tanda pagar puisidirumahsaja. Ada 10 pembacaan puisi secara langsung dari rumah masing-masing pembaca dalam puisidirumahsaja. Mereka adalah Willy Ana, Ihsan Subhan, Mustafa Ismail, Zaim Rifiqi, Tora Kundera, Aflaha Rizal, Sudiyanto, Chintami Tiwi, Ratus Prasetya, dan Iwan Kurniawan. Pekan depan, pembacaan puisi serupa akan kembali diselenggarakan.

Masih tentang sajak, penyair muda D.S Aji memilih membacakan geguritan atau puisi dalam Bahasa Jawa. Dia menerjemahkan puisi karya W.S Rendra berjudul Pesan Pencopet kepada Pacarnya menjadi Pituture Copet Marang Dhemenane. Dia membaca puisi Bahasa Jawa itu bersama Putri Lestari. Pembacaan puisi ini menjadi lucu bukan karena sajak yang satire tapi oleh komentar saat salah satu warganet yang meminta Putri menjaga jarak dari D.S Aji mengingat masih musim Korona. ’’Jaga jarak mba Putri,’’ komentar pemilik akun raditua666. (tir)

 

 

 

Editor: tir
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore