Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Agustus 2026 | 14.12 WIB

Panggung Teater untuk Disabilitas: Arah Humanisme dan Ruang Sosial Bagi Mereka

Pertunjukan teater untuk disabilitas di Gedung Graha Wangi Kuningan. (Istimewa) - Image

Pertunjukan teater untuk disabilitas di Gedung Graha Wangi Kuningan. (Istimewa)

JawaPos.com - Lampu sorot utama di Gedung Graha Wangi Kuningan perlahan-lahan meredup, menyisakan pendar keemasan yang hangat di atas lantai pertunjukan. Namun, gemuruh tepuk tangan dan helatan napas kagum dari ratusan pasang mata yang memadati ruangan pada 14–15 Agustus 2026 itu belum juga surut.

Di atas panggung bersejarah tersebut, sebuah tatanan dan batas tak kasat mata baru saja diruntuhkan dengan begitu anggun.

Teater tidak lagi sekadar menjadi tontonan estetis yang menyajikan keindahan visual semata, melainkan telah berhasil bertransformasi menjadi sebuah manifesto humanisme yang lugas serta ruang sosial yang sungguh inklusif bagi kelompok disabilitas melalui karya monumental persembahan Arip Hidayat.

Pementasan yang berlangsung selama dua hari tersebut menyajikan sebuah potret baru dalam konstelasi seni pertunjukan Indonesia.

Mengambil ruang di Gedung Graha Wangi, bangunan cagar budaya yang kini berdenyut sebagai laboratorium kreatif di bawah naungan Balai Edukasi dan Ekosistem Kuningan (BEEK), pertunjukan ini tidak hanya menghidupkan kembali nilai estetika fisik bangunan, tetapi juga menyuntikkan ruh kemanusiaan yang amat dalam ke setiap sudut ruangan.

Arip Hidayat sebagai kreator berhasil meramu setiap dialog, gerak, dan kesunyian menjadi sebuah medium reflektif yang menantang tatanan sosial masyarakat dalam memandang disabilitas.

Keberhasilan kolosal pementasan ini merupakan buah manis dari sinergi lintas komunitas dan lembaga inklusif yang saling melengkapi. Pertunjukan teater ini terwujud atas kolaborasi erat antara Teater Pecut, SLB C YPALB Perwari, dan Sekolah Linimasa, yang secara bersama-sama mengolah potensi dan daya cipta para pemeran disabilitas menjadi sebuah karya pertunjukan yang matang dan bermakna.

Langkah besar ini kian kokoh karena seluruh rangkaian program Panggung Teater untuk Disabilitas mendapatkan dukungan penuh dan didanai Dana Indonesiana Tahun Anggaran 2025.

Dukungan pendanaan negara ini menegaskan bahwa kebudayaan inklusif kini mendapatkan tempat terhormat dalam agenda pemajuan kebudayaan nasional, memfasilitasi proses kreativitas yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore