
Karya Siswa SDN 2 Kuningan Tampil di Kidz Biennale 2025 di Galeri Nasional Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com–Pameran seni lintas disiplin bertajuk Tumbuh Tanpa Takut dalam rangkaian Kids Biennale Indonesia resmi dibuka pada Kamis (3/7) di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat.
Direktur Kids Biennale Indonesia Gie Sanjaya menjelaskan bahwa tema Tumbuh Tanpa Takut dipilih sebagai respons terhadap tantangan besar yang dihadapi anak-anak Indonesia seperti kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi.
”Tema ini menjadi medium perlawanan, penyembuhan, dan pemberdayaan. Melalui seni, anak-anak diajak menyuarakan pengalaman dan harapan mereka,” ujar Gie seperti dilansir dari Antara.
Gie menyampaikan, inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara Kids Biennale Indonesia dan Museum dan Cagar Budaya, unit Kementerian Kebudayaan. Acara ini sekaligus menandai peluncuran biennale seni pertama di Indonesia yang dikhususkan bagi anak-anak dan remaja berusia 6–17 tahun, serta anak-anak berkebutuhan khusus hingga usia 22 tahun.
Diselenggarakan dua tahun sekali, Kids Biennale bertujuan menjadi ruang inklusif dan ekspresif untuk merespons isu sosial sekaligus membentuk karakter peserta melalui seni dan budaya.
Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Kuningan. Salah satu siswa dari SDN 2 Kuningan, Putri Adara Krisna, berhasil lolos dalam ajang seni rupa anak-anak tingkat nasional Kidz Biennale 2025 yang mengangkat tema Tumbuh Tanpa Rasa Takut.
Karya lukis Putri yang berjudul Cerita Pelukis Kecil menjadi salah satu dari sekian karya yang dipilih untuk dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia Jakarta, bersama karya anak-anak terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Lukisan ini menggambarkan dunia imajinasi seorang anak yang tumbuh dengan keberanian, harapan, dan semangat untuk berkarya meski dalam keterbatasan.
Ajang Kidz Biennale merupakan wadah global yang inklusif bagi anak-anak dan remaja usia 6-17 tahun, serta anak-anak dan remaja berkebutuhan khusus usia 6-22 tahun. Mereka berkumpul, mengekspresikan diri, dan belajar bersama dengan mengeksplorasi isu-isu sosial terkini melalui seni dan pendekatan interdisipliner.
Dipandu filosofi Cipta, Rasa, dan Karsa (Cipta, Rasa, dan Karsa), dengan fokus utama pada pengembangan karakter dan nilai-nilai luhur pada anak-anak dan remaja melalui program-programnya.
Kids Biennale Indonesia sebagai ruang pertemuan yang setara, di mana setiap anak dan remaja memiliki kesempatan yang sama untuk mengeksplorasi kreativitas, pemikiran analitis, empati, potensi. Sekaligus meningkatkan kepekaan dan kepedulian mereka terhadap berbagai masalah sosial, pendidikan, dan lingkungan, baik lokal maupun global.
Karya Putri akan dipamerkan secara resmi di Galeri Nasional Indonesia mulai 3 - 31 Juli, terbuka untuk umum.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
