alexametrics

Persiapan Panembahan Reso Makin Intens

24 November 2019, 20:03:11 WIB

JawaPos.com – Persiapan pementasan kembali Panembahan Reso karya Rendra pada 25-26 Januari tahun depan makin intens. Minimal tiga dari tujuh hari dalam sepekan, segenap pemain dan awak produksi Panembahan Reso berlatih di Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah di Solo. Tiap Sabtu hingga Senin para pendukung lakon ini berkumpul Bersama untuk mematangkan tiap adegan.

Bukan soal mudah untuk bisa mengumpulkan semua pemain Panembahan Reso. Maklum, pementasan kembali lakon yang pertama kali naik panggung pada 1986 itu melibatkan pemain dari tiga kota berbeda. Ada yang dari Jakarta, Jogjakarta, dan Solo. Bagi Hanindawan yang menjadi sutradara pementasan kembali Panembahan Reso, situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri.

’’Ada kalanya tidak semua pemain bisa berlatih bersama,’’ katanya. Situasi tersebut Handindawan siasati dengan melibatkan para pemain pengganti untuk adegan-adegan yang melibatkan pemeran sesungguhnya berhalangan. Langkah tersebut dengan sendirinya tidak menyebabkan absennya seorang pemain menghalangi kelancaran latihan. Saat pemeran sesungguhnya hadir, Hanindawan memberikan arahan-arahan pemerananan kepadanya agar tak tertinggal dengan permainan para pemain lain. Tak jarang Hanindawan meminta si pemeran diminta untuk melihat adegan yang diperankan oleh pemain penggantinya.

Hanindawan tidak bekerja sendirian. Bersamanya ada Sosiawan Leak yang menjadi asisten sutradara. Keduanya meracik adegan demi adegan yang harus diringkas dari total durasi pertunjukan selama tujuh jam menjadi sekitar 180 menit. ’’Tidak ada substansi lakon yang hilang dari berubahnya durasi pertunjukan,’’ kata Handindawan. Pada Panembahan Reso versi ringkas ini, bangunan peristiwa panggung Hanindawan didukung dengan tata musik dari Dedek Wahyudi dan tata cahaya oleh Sugeng Yeah.

Sebagian besar pemain Panembahan Reso kali ini adalah nama-nama yang amat dekat dengan kerja-kerja seni peran di Indonesia. Ada Whani Darmawan dan Sha Ine Febriyanti yang dua-duanya kini makin kerap muncul di layar lebar; Ruth Marini yang lama menjadi aktor andalan Teater Satu (Lampung) dan kini juga banyak membintangi filem; Djarot B. Darsono dari Teater Lungid; Gigok Anuraga (Teater Tera); Rudolf Puspa (Teater Keliling); dan lain-lain.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tir


Close Ads