Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2020 | 03.22 WIB

Seribu Lebih Puisi Menyambut FSIGB 2020

Rida K. Liamsi saat membacakan puisi di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. (Dok. Hari Puisi) - Image

Rida K. Liamsi saat membacakan puisi di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. (Dok. Hari Puisi)

JawaPos.com – Ratusan penyair dari berbagai kota di Indonesia menyambut Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) 2020. Mereka mengirimkan puisi-puisi terbaiknya untuk memeriahkan acara sastra tahunan yang diselenggarakan sejak 2018 itu. Hingga 30 Juni 2020 sore, setidaknya ada 413 nama penyair yang telah mengirimkan karyanya untuk memeriahkan FSIGB tahun ini. Rata-rata tiap penyair mengirimkan tiga hingga lima karya. Bila ditotal, ada seribu lebih puisi yang menyambut FSIGB 2020.

’’Masing-masing penyair mengirimkan maksimal lima puisi. Para kurator akan menentukan puisi mana yang akan terpilih untuk masuk dalam antologi  Festival Sastra Internasional Gunung Bintan tahun ini,’’ terang Rida K. Liamsi, salah satu motor utama forum sastra internasional itu. Puisi-puisi terpilih dari ratusan penyair itu akan tersusun dalam antologi Jazirah Lima. Dalam FSIGB 2020, selain antologi Jazirah Lima juga akan diluncurkan kumpulan puisi Jazirah Empat yang memaktub puisi-puisi para penyair peserta forum itu tahun lalu.

Tahun ini FSIGB diselenggarakan dalam balutan tema Tamaddun Melayu dan Tradisi Kesusasteraan. Festival ini diselenggarakan oleh Yayasan Jembia Emas yang berisi para penyair senior seperti Rida K. Liamsi dan Husnizar Hood. Festival tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah setempat dan Dewan Kesenian Kepulauan Riau.

Rencanaya, FSIGB 2020 diselenggarakan pada 24-27 September 2020 di Tanjungpinang, Bintan, Kepulauan Riau. Selama tiga hari para penyair tidak hanya berkutat dengan sastra semata. Penyelenggara menyiapkan serangkaian acara yang mengajak para penyair untuk mengikuti ziarah budaya mengenang perjuangan Sultan Mahmud I. Ada pula parade kuliner khas Tanjungpinang yang disajikan dalam acara ini.

Jazirah Empat dan Jazirah Lima juga dipastikan bukan hanya menjadi antologi yang terbit dari FSIGB 2020. Penyelenggara juga menyiapkan antologi Jazirah Enam yang dikhususkan untuk memuat karya-karya para penyair dari Kepulauan Riau. Tiga buku puisi itu masing-masing memiliki tema yang menarik. Jazirah Empat bertema Kembara Padang Lamun dan Air Mata Rindu. Lalu, Jazirah Lima bertema Angin, Laut dan Gemuruh Rindu, sedangkan Jazirah Enam mengambil tema Kepri Jantung Tanah Melayu. Ketiganya akan diluncurkan saat penyelenggaraan FSIGB 2020. (tir)

 

Editor: tir
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore