
Photo
JawaPos.com - Semar yang sedang nyaman beristirahat di kahyangan terkejut dengan banyaknya tamu yang mengunjunginya. Tiga kali Semar harus menerima tamu. Para tamu itu ingin membawa Semar turun kahyangan karena kerajaan mereka sedang rusuh. Semar dianggap bisa meredakannya.
Dalam lakon Semar Boyong yang dibawakan Ki Ardi Purboantono di UPT Taman Budaya Jawa Timur pada Jumat malam (29/11), Lesmana dan Anoman yang pertama mengunjungi Semar. Mereka diutus Sri Rama yang resah karena Kerajaan Pancawati kena musibah.
Nyatanya, mereka bertemu dengan Sengkuni, Duryudana, dan Karna. Ketiganya juga ingin membawa pulang Semar karena Astina terserang wabah penyakit. Tidak hanya itu, Antareja, Antasena, dan Gatotkaca pun datang atas utusan Puntadewa untuk membawa turun Semar ke Kerajaan Amarta.
’’Kerajaan kalian ribut karena ulah kalian sendiri,” ucap Semar kepada para tamu yang hendak membawanya. Menurut dia, bentuk kepemimpinan buruklah yang mengakibatkan tiga kerajaan tersebut dirundung masalah. ’’Tidak cuma pemimpin. Ulama yang merasa paling benar! Mengafirkan yang lain! Malah sekarang melarikan diri dari negara,” ujar Semar yang disambut sorakan meriah dari penonton.
Dalam lakon kali ini, Ki Ardi Purboantono kerap memberikan kritik terhadap kondisi Indonesia. Beberapa kali dia memunculkan dialog yang menyinggung kerusuhan saat ini. ’’Pemimpin perlu menjadi contoh warganya. Kalau pemimpinnya tidak becus, negara juga kena masalah,” tuturnya.
Tidak jarang pula dialog wayang menyindir para cendekiawan, ulama, maupun tokoh negara yang tidak menjadi contoh baik bagi warganya. Apalagi, menurut dia, kesenian merupakan medium yang bagus untuk menyampaikan kritik. ’’Bahkan, sebelumnya kesenian juga dijadikan media dakwah yang berhasil,” imbuhnya. Untuk itu, dalam lakon kali ini, Ki Ardi ingin memberikan teguran mengenai kondisi negara saat ini.
Photo
(Jawa Pos)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
