Batu bata pada fasad tidak dipasang secara zig-zag atau overlap, tetapi lurus seperti memasang keramik.
JawaPos.com - Begitu melihat rumah tinggal DH House ini, hal pertama yang menonjol secara visual adalah fasad dengan batu bata yang tersusun rapi. Batu bata itu punya fungsi lebih dari sekadar menambah estetika.
Fasad DH House yang masif dipilih untuk menjawab tantangan rumah yang menghadap ke barat. Di sisi lain, pemilik rumah menyukai material batu bata. Maka, dibuatlah fasad yang cenderung masif dengan dominasi batu bata. Ruben Betarushi selaku arsitek rumah tersebut mengungkapkan, dinding fasad dibuat double-wall.
Artinya, batu bata merupakan lapisan kedua yang dipasang setelah dinding berstruktur. Arsitek dari Localic Studio Arsitek tersebut menyatakan, batu bata itulah yang berfungsi mengurangi panas pada bangunan berdesain modern tropis tersebut.
’’Fasad dibuat ada penebalan, lalu dilapisi bata tempel untuk meredam panas. Sehingga double-wall tersebut lebih ekstra mereduksi panas bangunan,’’ tuturnya kepada Jawa Pos.
Batu batanya tidak dipasang secara zig-zag atau overlap seperti kebanyakan tren rumah industrial belakangan ini. Namun, batu bata dibuat lurus seperti memasang keramik. Hasilnya, fasad terkesan lebih modern dan clean, tidak terlalu maskulin.
Batu bata yang dibiarkan terekspos itu dipadukan dengan dinding semen aci halus pada lantai 1 serta warna hitam pada beberapa bagian. Misalnya, balkon hitam di lantai 2 yang dibuat melengkung untuk memecah kekakuan pada fasad.
Material batu bata ekspos kemudian dibawa hingga ke interior. Salah satu penerapannya yang paling terlihat ada pada dinding area tangga. Untuk mengekspos dinding bata tersebut secara maksimal, desain tangga pun menyesuaikan.
Ruben sengaja memilih material besi hollow yang dilapisi dengan kayu untuk menciptakan kesan tangga melayang. ”Dicat hitam agar tangga cukup pop-up, tapi tidak terlalu mencolok karena desainnya yang slim,” katanya.
Desain tangga melayang juga sukses memaksimalkan skylight di atas area tangga tersebut. ’’Kalau tangga dibuat masif, misalnya dari semen atau beton, akan menutupi banyak cahaya dari atas,” kata Ruben. Cahaya matahari dari skylight itu pun menembus sela-sela tangga. Dengan demikian, tercipta motif pantulan cahaya yang menarik pada dinding bata tersebut, terutama saat siang.
Desain tangga melayang mengoptimalkan skylight di atasnya. Saat siang, sinar matahari menghasilkan pantulan yang cantik pada dinding batu bata.
Secara penataan ruang, rumah tersebut dibuat ramah lansia. Terdapat dua kamar utama yang terletak di lantai dasar. Dengan begitu, pemilik rumah dan orang tuanya tidak perlu sering naik tangga.
Pemilik rumah juga dapat memantau orang tuanya dengan lebih baik. Kamar mandi utama pun dibuat hanya satu, tidak ditempatkan pada setiap kamar untuk alasan keamanan.
Ruangan di lantai dasar pun dibuat open-plan. Ruang keluarga, ruang makan, dan pantry dibuat tanpa sekat sehingga memberi kesan lebih lapang.
Begitu pula dengan area ibadah di samping ruang makan. Area ibadah dibuat dengan lantai bata ekspos yang secara otomatis menciptakan batasan ruang secara effortless. (adn/c12/nor)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
